Kamis, 21 Agustus 2014 | 01:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kecewa Developer PT Nusuno Karya
Oleh:
web - Rabu, 9 Desember 2009 | 00:54 WIB
PADA Desember 2006, saya membeli satu unit rumah type 64/90 di Perumahan Puri Bintara Regency Blok O No 3, Bekasi Barat, dengan sistem pembayaran cash bertahap.

Pembayaran telah lunas Maret 2008, namun Sertifikat rumah (SHM) dan PBB masih belum saya terima hingga saat ini.
Informasi yang saya terima dari pihak developer adalah SHM saya masih dalam proses pengurusan di BPN karena lokasi rumah yang saya tempati sebelumnya terdiri dari dua sertifikat berbeda, dan saya hanya diberikan fotocopy sertifikat seluas 75 m a/n saya (asli sertifikat tidak diperlihatkan dgn alasan masih di notaris). Padahal luas tanah yang saya beli sebesar 90m dan bangunan 64m. Menurut developer (Bp Joko/Ibu Yana) kekurangan sebesar 15 m sedang diurus di BPN.
Sebagai konsumen, sudah sepatutnya saya mengharapkan pelayanan yang memadai untuk pengurusan SHM rumah saya, mengingat saya sudah membayar lunas untuk rumah itu.
Namun setiap saya melakukan konfirmasi dengan pihak developer mengenai pengurusan SHM itu, saya tidak pernah mendapatkan jawaban memuaskan, bahkan Bp Joko (menurut petugas dialah yang mengurus sertifikat) sulit sekali untuk dihubungi.
Saya mengharapkan tanggapan dari PT Nusuno Karya selaku developer Perumahan Puri Bintara Regency.
Terima Kasih.

Sukmono
Puri Bintara Regency Blok O, Bekasi
08118377XX
sukmono1@gmail.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
7 Komentar
Roy
Minggu, 29 Mei 2011 | 00:58 WIB
emag dasar devloper mau nya untung aja ya....
Paimo
Senin, 23 Mei 2011 | 16:45 WIB
Saya juga bermasalah beli di Puri Pakujaya Regency pada tahun 2009, sampai sekarang AJB didepan Notaris belum juga dikasih.. Tapi tenang aja Bapak/Ibu konsumen Nusuno... PAIMO akan lakukan upaya hukum yang termanis buat Buat lawter Nusuno... silakan tunggu Paimo beraksi....
Zulfa Novita
Selasa, 23 November 2010 | 13:24 WIB
Kepada yth, Bp/Ibu Sukmono Di Tempat Salam Hormat, Sebelumnya kami berterima kasih atas kepercayaan anda untuk membeli salah satu produk property kami. Ssehubungan dengan pertanyaan anda kepada kami melalui surat elektronik beberapa waktu lalu mengenai permasalahan sertifikat anda yang belum terbit, maka dengan ini kami sampaikan bahwa permasalahan yang terjadi dikarenakan proses di Badan Pertanahan Negara ( BPN ) yang belum terselesaikan.Sebagai developer kami selalu mencoba untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen kami.Sejauh ini kami telah berupaya untuk mempercepat penyelesaian masalah tersebut agar konsumen kami dapat segera memiliki sertifikat Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan anda dan kami juga berharap agar penjelasan kami dapat memberikan kenyamanan bagi anda konsumen kami tercinta. Demikian surat balasan ini kami buat agar dapat di terima sebaik-baiknya. Hormat kami, Manajemen
JARTINUS PURBA
Senin, 1 November 2010 | 14:19 WIB
saya juga mengalami hal yang sama. saya membeli type 36/84 di Puri regency dari PT Nusuno dan sy lunasi bulan Agustus yang lalu. sapia sekarang dokumen SHM saya tidak kunjung diberikan oleh pihak BNI 46, alasannya masih ada masalah di developernya. Dan sy sengaja dilempar-sana sini oleh karyawan BNI-46. Sy kira memang perlu dibawa ke rana hukum ini.
raymond
Selasa, 22 Desember 2009 | 11:04 WIB
Yang saya tahu kondisi di perum juanda bagi saya fine-fine aj tuh. Adapun kondisi di blok saya (blok B) tidak pernah ada gejolak hub. Dengan wargapun baik-baik saja. Masalah surat-surat sampai saat ini pun saya terima dengan lengkap. Hanya saja memang terkadang ada infrastruktur yg masih harus diperbaiki, selama 2 th keadaan di blok-blok sekitar juga aman. Banyak kejadian di perumahan sebelah (taman juanda) sering terjadi pencurian disana. Soal keamanan di puri juanda jauh lebih baik.
ombeb
Minggu, 13 Desember 2009 | 01:45 WIB
Pak, mungkin masalah ini bukan hanya terjadi pada bapak di komplek yg bapak diami. Saya rasa ada bahkan banyak juga yg lain, tapi TIDAK MENGERTI, hak yg didapat setelah akad kredit. Saran saya bapak konsolidasi dgn warga lain sebagaimana halnya di tempat saya (puri juanda regency, bekasi timur). Kami hendak menempuh jalur hukum karena hak kami tidak dipenuhi. Satu lagi pak, coba gabung di milis obrolan_warga_pjr@googlegroups.com untuk mengetahui lebih banyak banyak kondisi kami di sini, karena developer kita sama. salam.
Iman
Rabu, 9 Desember 2009 | 16:50 WIB
Saya juga mengalami hal yang sama dengan anda membeli tanah kavling 120 M2 tetapi sertifikat yg diberikan cuma 110 M2...alasannya sertifikat tanahnya belum dipecah....sampai sekarang sertifikatnya belum selesai diproses juga tetapi saya sdh bayar cash utk tanah 120M2 langsung dgn P' Cipto...area tanahnya dekat perumahan masnaga.....saya masih menunggu sertifikat itu diperbaiki hingga kapanpun....apa perlu dibawa ke rana Hukum?????
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER