Jumat, 29 Agustus 2014 | 12:15 WIB
Follow Us: Facebook twitter
TDL Naik, Industri Kelabakan
Headline
(Foto : inilah.com)
Oleh: Latihono Sujantyo
web - Senin, 20 Januari 2014 | 09:37 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta—Bila tidak ada halangan, mulai bulan April 2014 tarif dasar listrik (TDL) untuk industri menengah (golongan 13) dan industri besar (golongan 14) akan mengalami kenaikan sebesar 38%.

Informasi yang diperoleh dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (20/01/2014) menyebutkan, usulan kenaikan tersebut telah disampaikan institusi ini ke Komisi VII DPR.

Kementerian ESDM mengajukan dua opsi kenaikan TDL untuk industri menengah dan besar ini, yakni 38% sekaligus atau secara bertahap. Secara bertahap dimulai dengan kenaikan 17%.

Hampir pasti, kenaikan ini bakal membuat sekitar 70 sampai 100 perusahaan kelabakan. Sebab, kenaikan ini bakal membuat biaya produksi membengkak dan memangkas kentungan.

Yang jelas-jelas bakal pontang-panting adalah industri tekstil, yang selama ini dikenal paling banyak mengonsumsi listrik. Setiap bulan, satu pabrik tekstil bisa mengeluarkan biaya listrik sampai puluhan miliar rupiah.

Berbarengan dengan itu, hingga kini sebagian besar bahan baku tekstil masih diimpor. Padahal, sepanjang 2013 saja nilai tukar rupiah sudah melemah 19,5% terhadap dolar. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana tidak babak belurnya pabriknya tekstil.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER