Kamis, 23 Oktober 2014 | 14:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
FPI akan Bubarkan Paksa Kontes Miss World?
Headline
Pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab - (foto:inilah.com)
Oleh: Ahmad Farhan Faris
web - Selasa, 3 September 2013 | 11:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) terus berjuang, menolak penyelenggaraan kontes Miss World di Bali pada akhir bulan ini.

Dalam peringatan ulang tahun ke-15, FPI menggelar pawai keliling Ibu Kota Jakarta pada 25 Agustus lalu. Organisasi kemasyarakatan (ormas) pimpinan Habib Rizieq Syihab itu menyuarakan sikapnya.

"Pawai Milad FPI ke-15 Jakarta yang mengusung tolak Miss World diikuti seratus ribu umat Islam dari berbagai daerah," ujar Rizieq kepada INILAH.COM, Selasa (3/9/2013).

Menurut FPI, Miss World bisa menjadi ajang umbar aurat. Pakaian yang dikenakan para peserta nantinya diperkirakan tidak sesuai dengan adat dan budaya Indonesia.

FPI menolak keras kontes tersebut. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah disurati agar ikut bersikap.

Bahkan, FPI menggelar unjuk rasa di Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI (Polri) di Jakarta. FPI berharap pihak kepolisian tidak memberikan izin penyelenggaraan.

Sikap FPI terhadap Miss World mendapat pertentangan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai FPI berlebihan dalam menyikapi penyelenggaraan kontes ratu kecantikan itu.

Pastika mendukung Miss World karena Bali bisa makin terkenal dan perekonomian daerah bisa terus meningkat. Gubernur Bali yang kembali terpilih itu (periode 2013-2018) meminta FPI tidak khawatir karena pakaian yang dikenakan akan disesuaikan.

"Kontes Miss World sama sekali tidak membawa kerugian apapun bagi Bali dan Indonesia," ujar Pastika, kemarin.

Miss World mendapat dukungan dari tuan rumah, Habib Rizieq selaku imam besar FPI tidak akan tinggal diam. Ia akan mengerahkan anggotanya untuk menolak Miss World.

Langkah yang sudah ditetapkan saat ini, FPI akan kembali menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri dan MNC Group selaku bagian dari penyelenggara kontes itu. "Demo siang hari ini di MNC Group, dan demo Jum'at yang akan datang di Mabes Polri," ucap Habib.

FPI belum mengambil keputusan lebih lanjut. Apakah pasrah atau membubarkan paksa kontes tersebut jika tetap digelar. "FPI akan tetap melakukan apa yang mampu dilakukan," tegas Habib Rizieq. [rok]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
33 Komentar
cyber_punk
Senin, 9 September 2013 | 23:21 WIB
fpi urus moral mu sendiri dulu...
R.DHARMAWAN DJOKO S,APK
Jumat, 6 September 2013 | 15:20 WIB
Slm, saya harap FPI dapat berfikir jernih mensikapi even Miss World yag diselenggarakan di Indonesia.Karena ajang ini merupakan kesempatan baik untuk menunjukkan kepada dunia tentang Budaya dan Pariwisata.Lebih bijaksana jika energi potensi yang ada pada kita disalurkan ke hal yang baik tanpa kekerasan. Saya sebagai keturunan Trah Kerajaan Mataram mendukung even ini, tetap semangat, sukses selalu, segala niat dan karya baik yang kita lakukan senantiasa akan mendapat lindungan dan berkat dari Tuhan, amin.
I Made Sanjaya
Jumat, 6 September 2013 | 13:21 WIB
biar ramai-ramai saja, ada yang dukung FPI dan ada yang dukun Miss World... tunggu tanggal mainnya saja... siapa yang hanya omong donk dan siapa yang sungguhan dengan ikhlash dan tegar... isi dunia ini sejak dulu memang begini ini... Indonesia juga begitu, sejak ribut terus, ditambah FPI lahir... hemmm semakin seru saja... lanjutkan.... gajah berperang sama gajah, pelanduk mati ditengah,... marilah kalau kita masih sebagai pelanduk, jadilah pelanduk yang cerdik, ingatlah si kancil mencuri timun....
Memet
Jumat, 6 September 2013 | 10:39 WIB
Tercapai sudah cita-cita pendiri FPI, yakni: rusaknya hubungan antar sesama anggota masyarakat (sekalipun baru pada tahapan wacana), kalo sudah rusak, selanjutnya? minta bantuan pihak lain (baca: negara asing) untuk membenahi, tentunya dengan imbalan politik & ekonomi. Kapan bangsa ini mandiri?
pembela kebenaran
Jumat, 6 September 2013 | 02:01 WIB
TOLONGLAH HARGAI . KITA SAMA SAMA MANUSIA CIPTAAN TUHAN. SAYA JUGA ORANG ISLAM, TP SY TETAP MENGHARGAI SEMUA UMAT. BAIK BURUK ITULAH PILIHAN MEREKA SENDIRI. BIAR TUHAN YANG MENILAI DAN MEMBERI IMBALAN.
pepen
Kamis, 5 September 2013 | 22:32 WIB
brisik lu semua ,, liat dong banyak mudharat,a miss world ,, lucu lu semua yg mendukung miss world,,,
dimitri ethan hunt
Kamis, 5 September 2013 | 19:08 WIB
@humble : bukan kah sudah ditegaskan bahwa miss world kali ini tak akan menampilkan bikini? bukankah jauh lebih bahaya bagi anak-anak kita menonton aksi kekerasan yang dilakukan FPI baik melalui tv ataupun secara langsung di jalanan. Negara ini tak membutuhkan kekerasan kalau ingin maju.
hadi
Kamis, 5 September 2013 | 17:56 WIB
miss world silahkan di gelar... kalau prosedurnya sudah di lakukan dng benar... negara ini negara hukum. semua ada aturan dan prosedur yg harus di lakukan. silahkan... kalo bisa jgn di siarkan lsg lewat TV. privat dan privacy saja.
lukman
Kamis, 5 September 2013 | 16:37 WIB
fpi mau coba2 bikin kacau bali....bisa2 nggak bisa pulang mereka. Paling2 nanti ngumpet, terus minta tolong di evakuasi sama TNI seperti kejadian di Kendal! Si Riziek itu cuma sirik kali, minta jatah kali tuh orang2 FPI...demo...ngancem2...ach lagu lama...gaya preman. Sudah nggak laku!!!
Arja
Kamis, 5 September 2013 | 15:36 WIB
FPI dan Ormas2 yang Menolak Miss World, gimana kalo yang Namanya "Membela Islam" itu menangkap semua teroris yang mengatasnamakan agama islam,supaya nama agamanya ga rusak nah itu Baru cocok, Hayooo Mana FPI nangkep dan bantu densus utk basmi teroris?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER