Selasa, 29 Juli 2014 | 17:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tersebar, Video Remaja Mesir Dilempar dari Gedung
Headline
youtube
Oleh: TJS
web - Rabu, 10 Juli 2013 | 11:01 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Kairo – Sebuah rekaman video horor mengenai sisi lain dari demokrasi di Mesir telah membuat banyak kalangan marah. Video yang dipublikasikan di YouTube itu memperlihatkan pembunuhan terhadap remaja di Alexandria beberapa saat setelah Mohamed Morsi digulingkan.

Video yang disiarkan CNN itu juga memperlihatkan kejadian kota kedua terbesar di Mesir itu, saat pendukung Morsi melakukan arak-arakan di jalan menentang kudeta terhadap Morsi. Para pendukung Morsi itu adalah simpatisan Ikhwanul Muslimin, organisasi Islam terbesar di Mesir.

Saat mereka melakukan arak-arakan, sejumlah remaja melempari mereka dengan batu dari atas gedung apartemen. Kontan saja, massa marah dan balik melempari remaja itu. Tak hanya itu mereka juga mengejar remaja tersebut ke atas gedung apartemen.

Namun, remaja tersebut bersembunyi di atas tangki air di atap gedung apartemen itu. Massa pun naik ke tangki air itu. Dari tayangan video yang dibuat menggunakan kamera ponsel itu kemudian terlihat dua remaja tersebut dilemparkan ke bawah oleh massa.

Satu orang tewas di lokasi dan satu lainnya berhasil selamat meskipun mengalami luka-luka. Terlihat pula seorang lainnya yang memukuli kepala korban yang sudah tewas dengan benda tumpul.

Tayangan video itu membuat marah banyak kalangan di Mesir. Dalam sebuah talkshow di TV, Amr Adeeb yang merupakan pembawa acara talkshow itu terlihat marah dan mengecam Ikhwanul Muslimin. “Saya tidak pernah melihat kejadian seperti itu sepanjang hidup saya,” ujarnya.

Korban tewas itu diketahui bernama Hamada Badr, 19 tahun. Ia dianiayai oleh massa karena merayakan tergulingnya Morsi. “Tahukah Anda bahwa remaja yang mereka bunuh dan dilemparkan dari lantai lima itu baru berusia 19 tahun empat hari,” ujar Mohammed Badr, ayah Hamada saat diwawancarai el-Watan News.
Menurut Badr, kesalahan Hamda hanya satu, ia merayakan tergulingnya Morsi. Itu tentu saja membuat marah massa pendukung Morsi. Badr mengakui saat massa pendukung Morsi turun ke jalan, anaknya pergi ke luar dan melempari mereka dengan batu.

Kemarahan publik atas kejadian itu dialamatkan kepada Ikhawanul Muslimin. Kelompok penentang Morsi menuding aksi itu dilakukan oleh pendukung Ikhwanul Muslimin.

Polisi juga menangkap satu orang pelaku yang wajahnya tertangkap jelas oleh kamera. Dalam tayangan itu terlihat seseorang membawa bendera berwarna hitam Al Qaeda. Pria yang bernama Mahmoud Hassan Ramadhan itu ditangkap polisi tidak lama setelah kejadian.

Dalam sebuah tayangan TV ia menjelaskan apa yang terjadi. Menurutnya, massa yang marah berniat melakukan tindakan yang sama melemparkan penentang Morsi dari atas gedung. Namun, warga di sekitarnya mencegah mereka. Ramadhan mengaku bersalah terlibat dalam insiden itu dan bersedia bertanggung jawab. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER