Rabu, 23 Juli 2014 | 06:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Alasan MA Cabut Keppres Miras
Headline
Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur - (Foto: inilah.com/Agus Priatna)
Oleh: Mevi Linawati
web - Kamis, 4 Juli 2013 | 19:16 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mencabut Keppres No 3 tahun 1997 tentang Pengendalian Minuman Beralkohol dan menyatakan tidak berlaku.

"Putusan 42P/HUM/2013: Mengabulkan permohonan pemohon seluruhnya (amar sesuai petitum), pada pokoknya sebagai berikut: menyatakan Keppres RI No 3 tahun 1997 tidak berlaku karena dasar hukum pembentukan telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," ujar Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur kepada INILAH.COM, Kamis (4/7/2013). Pemohon dalam hal ini adalah Front Pembela Islam (FPI).

MA menyatakan Keppres tidak berlaku karena pertimbangan pembentukannya secara nyata tidak dapat menyelenggarakan ketenteraman dan ketertiban kehidupan masyarakat Indonesia.

"Menyatakan Keppres bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, UU No 36 tahun 2009, UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan UU No 7/1996 tentang Pangan," kata Ridwan.

Dia menjelaskan, perkara tersebut diputuskan oleh hakim Julius, Hari Sujadmiko, dan Supandi pada 18 Juni 2013.

Keppres tersebut menyebutkan, peredaran miras kategori B dan C (mengandung alkohol lebih dari 5%) hanya boleh di hotel, restoran, bar dan tempat tertentu. Keppres itu membuat pemerintah daerah tidak bisa membuat Perda antimiras. Namun, dengan penghapusan itu, maka Perda antimiras bisa berlaku. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER