Rabu, 30 Juli 2014 | 14:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Legalkan Kawin Sesama Jenis
Inilah Negara Idaman Kaum Homoseksual
Headline
ilustrasi - (Foto : istimewa)
Oleh: Bachtiar Abdullah
web - Kamis, 30 Mei 2013 | 20:47 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Montpelier - Ada 14 negara di dunia, terakhir Prancis, yang membolehkan para kaum heteroseksual seperti gay dan lesbian, kewong (kawin) secara sah. Mereka juga boleh mengadopsi anak.

Perkawinan kaum homoseksual pertama yang sah dilakukan pada Rabu (30/5/2013) kemarin di kota selatan Perancis Montpelier, sebelas hari sesudah undang-undang perkawinan antar kaum sesama jenis (sekong) disahkan.

Kantor berita Perancis AFP, mengumpulkan negara-negara mana yang membolehkan mereka kawin secara sah.

Belanda: Pada 1 April 2001, Belanda menjadi negara pertama di dunia yang melegalisasikan perkawinan sesama jenis, sama dengan hak-hak kaum heteroseksual. Termasuk hak mengadopsi anak.

Belgia: Pasangan homo di Belgia punya hak yang hampir sama dengan pasangan heteroseksual. Hak mereka boleh kawin sesama jenis pada 2003 dan parlemen meloloskan rancangan undang-undang menikah sesama homo dan mengadopsi anak pada 2006.

Spanyol: Pada 2005 Spanyol menjadi anggota nomor tiga Uni Eropa yang meloloskan undang-undang perkawinan sesama jenis kelamin. Pasangan sekong bisa mengadopsi anak, baik mereka kawin atau tidak.

Kanada: Negara ini punya undang-undang nasional yang membolehkan perkawinan sesama jenis dan mengadopsi anak pada 2005, meskipun beberapa provinsi sudah mengadopsi perkawinan sesama jenis sebelumnya.

Afika Selatan: Negara di benua hitam ini membolehkan perkawinan sesama jenis pada November 2006, dan menjadi negara Afrika pertama mengadopsi undang-undang perkawinan gay.

Norwegia: Sebuah undang-undang yang dibuat di 2009, membolehkan perkawinan lesbian atau gay dan membolehkan pasangan mengadopsi anak. Persekongan sudah eksis di negara ini sejak 20 tahun.

Swedia: Pasangan sekong di Swedia sudah sejak Mei 2009 dibolehkan kawin baik secara agama maupun sipil.

Portugal: Sejak 2010, Portugal mengesahkan perkawinan kaum ini, namun belum boleh mengadopsi anak.

Eslandia: Perdana Menteri Johanna Sigurdardottir mengawini pasangan lesbian yang lama hidup bersama pada Juni 2010 sejak undang-undang baru berlaku. Pasangan yang sudah hidup bersama selama lima tahun, boleh mengadopsi anak.

Argentina: Di Amerika Latin, Argentina menjadi negara pertama yang membolehkan perkawinan dan mengadopsi anak bagi para lesbian dan gay ini, setelah keluar undang-undang yang mengaturnya pada 14 Juli 2010.

Denmark: Inilah negara pertama di dunia yang membolehkan kaum heteroseksual bersatu pada 1989. Bahkan pasangan boleh menikah di Gereja Lutheran Evangelical milik negara Denmark pada Juni 2012.

Uruguay: Parlemen Urugay akhirnya menyetujui perkawinan sesama jenis kelamin seluruh negeri pada April 2013, dan menjadikannya sebagai negara nomor dua di Amerika Latin yang memboleh perkawinan sesama jenis.

Selandia Baru: Pada 17 April 2013, Selandia Baru menjadi negara Asia-Pasifik pertama yang melegalkan perkawinan sesama jenis, setelah bersusah payah selama 10 tahun mengkampanyekan niat kaum ini.

Prancis: Sebuah undang-undang perkawinan sekong berlaku mulai 18 Mei 2013, setelah selama empat bulan bergulat di parlemen dan memicu demo-demo pro dan kontra.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER