Minggu, 23 November 2014 | 15:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Anwar Ibrahim tak Terima Kekalahan
Headline
Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim - (Foto : istimewa)
Oleh:
web - Selasa, 7 Mei 2013 | 11:22 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Kuala Lumpur – Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, tak terima kubunya kalah dari incumbent. Ia menuding pemerintah kehilangan legitimasinya.

“Saya menyatakan kami memenangkan pemilu. Komisi Pemilu melakukan kejahatan dengan mencuri pemilihan ini dari rakyat Malaysia. Pemerintah kehilangan legitimasinya,” kata Anwar, dalam wawancara dengan AFP.

Koalisi Pakatan Rakyat (PR) yang dipimpin Anwar menerima kekalahan pemilu pada Minggu (5/5/2013) lalu dengan pahit. Mereka berharap bisa mengukir sejarah dalam pemilu ini. Namun ternyata, hanya sedikit yang mereka peroleh.

PR pun menantang koalisi yang berkuasa dan memerintah Malaysia sejak merdeka. Namun, rezim memenangkan suara mayoritas yang cukup jauh bedanya di parlemen yang beranggotakan 222 orang itu.

“Kami akan meneliti kasusnya dengan mengajukan 30-40 pertanyaan konstitutsi. Dan apakah harus melayangkan petisi pemilu atau maju ke pengadilan,” kata pria yang aktif berkicau di Twitter ini.

Perdana Menteri (PM) Najib Razak menyangkal melakukan berbagai kecurangan yang ditudingkan. Ia dilantik Raja Malaysia pada Senin (6/5/2013) sore kemarin. PM Razak bergabung dengan koalisi Barisan Nasional (BN).

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER