Kamis, 31 Juli 2014 | 12:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wanita Komunis Iran Gelar Demo Bugil
Headline
anggota Partai Komunis Iran dan Organisasi menggelar demo nekat di ibu kota Swedia - youtube
Oleh: Bachtiar Abdullah
web - Selasa, 5 Maret 2013 | 02:03 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Stockholm—Demo memajang aurat payudara kini bukan hanya gemar dilakukan kelompok gerakan feminis Ukraina FEMEN, namun sudah menulari kaum wanita komunis Iran yang tak setuju dengan pemakaian jilbab.

Huffington Post memberitakan, para wanita yang menyebut dirinya sebagai anggota Partai Komunis Iran dan Organisasi Menentang Kekerasan terhadap Wanita di Iran, menggelar demo nekat di ibu kota Swedia, Stockholm pada hari Minggu (3/3/2013).

Demo itu, kata mereka, diabdikan untuk memperingati Hari Wanita sedunia yang akan jatuh pada 8 Maret mendatang. Para wanita komunis itu mengecat badannya dengan slogan seperti “Saya telanjang sebagai protes” dan “No to Hijab” dan mengusug gambar-gambar demonstrasi anti-Islam oleh pendukung FEMEN.

Foto-foto tanpa kutang dari Stockholm itu pertama muncul pada situs web resmi FEMEN. Kelompok FEMEN mendukung gerakan “sextremist” dan amat percaya diri mengekspresikan ungkapan kekesalannya terhadap “perang historis”.

Kalau wanita konsisten menentang Islam, maka “wanita bakal menang, menang dan menang”, teriak kaum wanita komunis yang berdemo.

Para pendemo yang suka pamer payudara itu baru-baru ini bersama seorang wanita aktivis Mesir Alia al-Mahdi demi ditonton orang. Mereka bilang “ancaman dari Islam” semakin nyata dan konstitusi Mesir sangat berbau Islam garis keras, serta Mohamed Mursi (presiden Mesir) yang getol mengkampanyekan Hukum Syariah.

Aksi seperti ini biasanya dilakukan oleh aktivis FEMEN dari Ukraina. Mereka menjadi terkenal di seluruh dunia sejak menggelar protes tanpa busana di pelbagai negara. FEMEN keras menentang pariwisata seks, lembaga-lembaga keagamaan, biro-biro perwakilan internasional dan seksisme, selain masalah-masalah international maupun masalah di dalam negeri.

Gerakan telanjang dada ini dengan cepat menular. Kantor FEMEN baru-baru ini membuka cabang-cabangnya, serta akan membuka kantor-kantor di New York, Montreal selain Sao Paulo. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
kasper wandik
Jumat, 8 Maret 2013 | 09:33 WIB
Harus bukaan gitu agar pemerintah perhatikan perempuan jangan pernah diangkap perempuan atau wanita juga bisa membagun dan sebagainya...
lely okta
Jumat, 8 Maret 2013 | 08:06 WIB
mending kalau mau memperingati hari wanita sedunia, tampilkan hal2 yang baik dan tidak memalukan kaum hawa
Ismiyati wahyuni
Selasa, 5 Maret 2013 | 20:19 WIB
Emangnya gak malu buka bukaam gituuuu,, emang yaaah udah gak punya malu manusia nya... ^^
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER