Minggu, 26 Oktober 2014 | 06:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ruhut Sitompul Buat Marah Warga Muhammadiyah
Headline
Ruhut Sitompul - inilah.com
Oleh: Agus Rahmat
web - Jumat, 21 Desember 2012 | 08:42 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Setelah sebelumnya politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana dikecam oleh warga Nahdlatul Ulama (NU) terkait pernyataannya soal KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, kali ini giliran Ruhut Sitompul yang dikecam warga Muhammadiyah.

Ruhut menyebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin sebagai ayam sayur dan tidak beretika. Pernyataan ini mengundang reaksi keras dan menyinggung perasaan warga Muhammadiyah.

"Padahal kritik Din yang mengatakan rakyat menyesal memilih SBY adalah normatif, dan bisa dibuktikan dengan kian menyusutnya kepercayaan rakyat pada survei-survei lembaga kredibel beberapa tahun terakhir. Seharusnya kritik Din yang faktual dibalas fakta pula, bukan serangan sarkastik yang jauh dari etika," ujar mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ton Abdillah Haz, di Jakarta, Jumat (21/12/2012).

Sebagai pemimpin, lanjut Ton, sudah pada koridornya Din Syamsudin melakukan peran check and balances atas merosotnya kehidupan bernegara akibat korupsi, kemiskinan, konflik sosial, dan agama, serta praktik penyelenggaraan negara yang jauh dari Pancasila dan UUD 1945. Apalagi kritik tersebut telah berulangkali disampaikan, termasuk dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tokoh-tokoh agama di Istana Negara pada 17 Desember 2011 dan belum menunjukkan perbaikan.

"Ruhut seharusnya meminta maaf kepada Din Syamsudin, dan warga Muhammadiyah atau bersiap menerima kemarahan warga Muhammadiyah," tegas Ton.

Di tempat terpisah, Ketua Umum DPP IMM Jihadul Mubarok menilai Ruhut sedang stres terutama pasca dipecat di DPP Demokrat sebagai pengurus.

"Dia sudah pusing betul karena ternyata DPP Partai Demokrat berani memecat dia, hal ini sebenarnya sudah ditunggu oleh masyarakat luas karena salah satu yang suka buat kisruh politik, lewat pernyataan nyelenehnya di media, ya Ruhut ini," tutur Jihad.

Jihad juga mewanti-wanti Ruhut untuk meminta maaf. Warga Muhammadiyah, tegas dia, bisa memperlakukan Ruhut seperti halnya warga NU mengecam Sutan Bhatoegana. "Jangan sampai Ruhut jadi Bhatoegana ke-2 di Demokarat," timpalnya.

Sebelumnya, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai, masyarakat saat ini menyesal memilih SBY sebagai presiden di Pilpres 2009. Indonesia saat ini sedang mengalami krisis kepemimpinan.

Menurut dia, Indonesia membutuhkan calon pemimpin yang mumpuni dan handal untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

"Mereka punya hak konstitusi, Mega, Jusuf Kalla, Wiranto, Prabowo, bukan berarti kesempatan mereka tertutup. Waktu itu rakyat terpesona pada sosok SBY, walau sebagian saat ini menyesal karena permasalahan yang terjadi akhir-akhir ini," tegas Din saat menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu lalu. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER