INILAH.COM, Kabul - Sebuah serangan dilancarkan oleh kelompok Taliban terhadap markas militer di Afghanistan, Jumat (14/9/2012). Sebanyak dua marinir Amerika Serikat tewas.
Taliban mengklaim target utama serangan itu adalah pangeran Pangeran Harry. Serangan dilancarkan menggunkan pelontar granat dan senjata api ke arah markas tentara Inggris di Kamp Bastion.
Komandan Taliban mengatakan kepada Sky News bahwa Pangeran Harry menjadi sasaran utama balas dendam untuk film yang menghina Islam yang berjudul Innocence of Muslims. Namun, kepada BBC mereka juga mengatakan berniat membunuh sebanyak mungkin orang Barat.
Pangeran Inggris berusia 27 tahun itu tiba di garis depan sebagai penerbang helikopter Apache yang terkenal doyan membunuh. Namun, saat serangan terjadi Pangeran Harry tidak berada di sana. Sumber Sky News meyebutkan, ia berada di tempat aman. Pangeran Harry tidak tersentuh sedikit pun oleh serangan itu. [tjs]