Kamis, 20 Juni 2013 | 15:07 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
Pengawal Presiden Obama Terbukti Berpesta Seks
Headline
usatoday.com
Oleh: TJS
web - Sabtu, 4 Agustus 2012 | 09:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Washington – Masih ingat kasus anggota Secret Service (pasukan pengawal Presiden AS) yang berpesta seks di Colombia, April lalu? Belum lama ini hasil investigasi kasus tersebut diungkap ke publik.

Laporan hasil investigasi itu menunjukkan sejumla bukti baru. Sebanyak 12 orang anggota pasukan pengawal Presiden Barack Obama dan sejumlah anggota militer AS terbukti membawa pekerja seks komersial (PSK) ke kamar mereka di hotel saat mempersiapkan kedatangan Obama ke negara tersebut, April 2012.

Sebagaimana dilaporkan Washington Post, laporan yang diungkap Associated Press, Jumat (3/8/2012) itu mengemukakan mengenai perilaku anggota Secret Service dan tentara AS yang terlibat skandal prostitusi. Sebanyak 7 anggota militer dan dua anggota Marinir telah dikenai sanksi atas kesalahan “berkecan dengan PSK dan melakukan perbuatan seks.” Sebanyak tiga anggota Secret Service telah diajukan ke mahkamah militer.

Berdasarkan laporan hasil investigasi itu, kasus memalukan tersebut terungkap saat staf hotel menyampaikan keluhan kepada pejabat AS bahwa anggota militer mereka membawa masuk tamu perempuan ke kamar mereka setelah pukul 6 pagi, yang berarti melanggar aturan hotel. Mereka juga menyampaikan keluhan bahwa anjing mereka dibiarkan tidur di atas tempat tidur.

Laporan investigasi itu menyimpulkan bahwa rangkaian acara bebas, berhubungan dengan PSK tergolong pelanggaran dan merupakan perilaku buruk. Namun, laporan itu juga menyebutkan bahwa berhubungan dengan PSK yang mereka lakukan tidak mengancam keselamatan negara dan tidak ada hal sensitif yang tersebar kepada pihak lain.

Penyelidikan ini dilakukan oleh Komando Selatan Militer AS yang dipimpin oleh Jenderal Douglas Fraser. Kasus ini terjadi ketika para anggota pasukan pengawal Presiden AS membuat aib karena berpesta dengan sejumlah PSK di sela-sela tugas mereka menyiapkan kedatangan Presiden Barack Obama.

Perilaku itu mempermalukan Secret Service karena juga mengungkapkan pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh pasukan pengawal presiden itu yang tidak pernah terungkap sebelumnya. Sebanyak 12 anggota Secret Service yang terdiri dari agen dan supervisor terlibat dalam skandal itu. Sebanyak delapan orang di antaranya dipecat dari kedinasan, tiga dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran, dan dua lainnya mengajukan pembelaan diri supaya tidak dipecat. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.