Jumat, 24 Mei 2013 | 22:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Panwas Belum Temukan Pelanggaran Selama Ramadhan
Headline
inilah.com/Agus P
Oleh: Haluan Kepri
web - Sabtu, 4 Agustus 2012 | 02:15 WIB

INILAH.COM, Tanjungpinang - Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Kota Tanjungpinang, Mas Furqon mengatakan pihaknya telah menyebar anggota hingga ke tingkat RT dan RW dalam memantau kegiatan cawako selama bulan Ramadhan. Tapi sejauh ini belum ditemukan apa yang bisa dinyatakan dengan pelanggaran.

"Sosialisasi dan kampanye itu perbedaannya sangat tipis, karena itu hingga hari ini belum kita temukan adanya pelanggaran," kata Furqon, Kamis,(2/8).

Menurutnya, walaupun ditemukan adanya kampanye terselubung yang dilakukan cawako dengan memanfaatkan momen Ramadhan, sebenarnya panwas sendiri juga belum bisa bertindak. Karena, saat ini belum adanya nomor urut yang menjadikan seorang balon cawako resmi menjadi cawako, tapi panwas tetap mengawasinya.

"Panwas tugasnya adalah memantau setiap tahapan, tapi meskipun begitu kita tetap memantau sekecil apapun aktifitas tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan setelah melakukan verifikasi di Kecamatan Tanjungpinang Timur pihaknya menemukan 494 calon pemilih ganda di Kecamatan tersebut. Sementara KPU Tanjungpinang hanya menemukan sekitar 340 calon pemilih ganda untuk seluruh Tanjungpinang.

"Kami menemukan lebih banyak daftar pemilih ganda dari KPU di Kecamatan Tanjungpinang Timur," kata Masfurqon.

Ia mengungkapkan, calon pemilih ganda ini terdiri dari Kelurahan Air Raja sebayak 179 orang, Kelurahan Pinang Kencana 142 orang, Kelurahan Batu Sembilan 77 orang, Kelurahan Kota Piring 54 orang, dan Kelurahan Kampung Bulang sebanyak 42 orang.

"Jumlah calon pemilih ganda kemungkinan bertambah karena kami belum mendata di tiga kecamatan lainnya. Hasil investigasi di tiga kecamatan lainnya akan kami umumkan dalam waktu dekat," ujarnya.

Daftar calon pemilih ganda itu ditemukan berdasarkan hasil investigasi tim Panwas Pemilihan Walikota (Pilwako) Tanjungpinang. Mereka baru menelusuri data penduduk pemilih potensial pemilu yang berasal dari Dinas Kependudukan, Tanjungpinang.

KPU Tanjungpinang diharapkan memperhatikan temuan itu sebelum menetapkan daftar pemilih sementara, karena jika terdapat pemilih ganda pada saat pilwako akan menjadi masalah yang sulit diselesaikan. Bahkan dapat dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menggagalkan hasil pilwako.

"Kami bukan ingin mencari-cari kesalahan, tetapi kami meminta lembaga penyelenggara pilwako segera menindaklanjuti temuan itu untuk menghindari konflik," tandasnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.