Rabu, 19 Juni 2013 | 17:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
Konsumsi Premium Ditargetkan Turun 5 Persen
Headline
inilah.com/Agus P
Oleh:
web - Sabtu, 4 Agustus 2012 | 02:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menargetkan penurunan konsumsi premium bersubsidi 5-6 persen sampai akhir tahun ini. Hal ini akan dicapai melalui pelarangan pemakaian bahan bakar minyak bersubsidi bagi kendaraan dinas di Jawa-Bali mulai 1 Agustus lalu.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Rudi Rubiandini, usai menghadiri acara buka puasa bersama, Jumat (3/8) di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Rudi Rubiandini mengklaim, pembatasan premium bersubsidi bagi kendaraan dinas pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD di Jabodetabek telah menurunkan konsumsi premium hingga 2-3 persen.

Setelah diterapkan di Jawa-Bali, pemerintah menargetkan penurunan konsumsi premium 5-6 persen atau sekitar 2 juta kiloliter.

Menteri ESDM Jero Wacik menambahkan, untuk implementasi kebijakan itu di Jabodetabek yang telah mulai diterapkan 1 Juni lalu, pemerintah menargetkan nilai penghematan konsumsi BBM bersubsidi 1 juta kiloliter.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.