INILAH.COM, Genewa, Swiss – Mantan Sekjen PBB Kofi Annan mengundurkan diri sebagai utusan khusus PBB dan Liga Arab untuk perdamaian di Suriah karena gagal menghentikan perang antara pemerintah Suriah dengan pemberontak. Pengunduran juga dilakukan Dewan Keamanan PBB enggan bersatu dalam menangani masalah ini.
CNN, Kamis (2/8/2012), melaporkan, Annan telah menyampaikan pengunduran diri itu kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Sekjen Liga Arab Nabil El Araby. Ia menyatakan menolak memperpanjang mandat untuknya yang berakhir 31 Agustus 2012.
Stasiun televisi milik pemerintah Suriah menyatakan negara itu menyesali keputusan Annan. Di Genewa, Annan mengatakan dia menerima tugas itu meskipun menurutnya itu adalah ‘Mission Impossible’, sebuah misi yang mustahil. Ia menyatakan tugas itu suci karena membawa pesan perdamaian untuk menghentikan peperangan.
“Namun, meningkatnya tindakan militer di Suriah dan minimnya persatuan di antara anggota Dewan Keamanan menyebabkan peranan saya menjadi tidak efektif,” ujar Annan dalam pernyataannya. [tjs]