INILAH.COM, Jakarta - Menteri BUMN diminta untuk mempertanggungjawabkan atas kejadian penembakan aparat Kepolisian di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang menewaskan satu warga desa pada Jumat (27/7/2012).
"Menteri BUMN mestinya mengantisipasi kasus ini untuk memperjelas kasus PTPN dengan warga di sekitar situ," kata Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Ifdal Kasim di Jakarta, Minggu (29/7/2012).
Ifdal juga meminta Menteri BUMN, Dahlan Iskan ikut antisipasi mencari jalan keluar konflik penanganan lahan.
Dalam kasus Ogan Ilir ini sebelumnya warga sudah datang ke Kementrian BUMN pada Juli lalu. Namun, tidak ada jawaban positif dari Kementrian BUMN untuk menjawab keresahan warga.
"Jangan meletakan masalah ke pundak Polri. Polri tidak menyelesaikan masalah dia mengamankan, saat warga mulai anarkis baru bertindak dengan menembak, jadi jangan tunggu sampai warga anarkis baru polisi bertindak. Saya kira tidak adil kalau diperlakukan seperti itu," tuturnya. [yeh]