Kejadian ini saya alami pada Minggu, 15 juli 2012, saat saya membeli satu modem Sitra Wimax 4G di Hypermart, Puri Indah, Jakarta Barat.
Saya tertarik dengan 4G yang ditawarkan Sitra Wimax dan diyakinkan oleh SPG bahwa cakupan daerah tempat tinggal saya di Benhil dalam coverange yang baik.
Ini ditunjukan dengan monitor laptop peraga berwarna kuning /merah yang dipastikan 3-5bar. Setelah saya yakin saya membeli modem tersebut seharga 328.700 kuota 15 giga per bulan dengan iuran Rp199.000 perbulan setelah dipotong diskon 50% dengan kartu kredit Mandiri untuk iuran bulanan.
Setelah sampai dirumah saya meng-install modem tersebut. Setelah selesai saya mencoba koneksi dengan Wimax, namum apa yang terjadi tak satupun sinyal yang muncul.
Di monitor yang tertera hanya searching-connecting saja dengan lampu indikator modem berwarna kuning. Ini menandakan kalau sinyal wimax tidak ada di tempat saya atau sangat lemah.
Lalu saya lapor ke call centre wimax di 021-29940500 dan disuruh menunggu 1x24 jam dan akan dihubungi oleh wimax untuk masalah atau solusi tersebut.
Hingga Senin tidak ada satupun telepon dari Wimax menghubungi saya. Dan saya melaporkan kembali hari Senin ke call centre Wimax jam 22.00 dan dijanjikan lagi akan di ubungi selasa 17 Juli 2012 antara jam 11.00 samapi 16.00. Namun sampai jam 16.00 tidak satupun pihak wimax menghubungi saya.
Jelas jelas sitra wimax telah menipu pelanggan dengan menjual jasa layanan tanpa adanya bukti yang mumpuni seperti yang dijanjikan dan yang tertera di layar coverange saat merayu calon pelanggannya.
Seperti inikah bisnis Sitra wWmax yang hanya menjual kucing dalam karung?
Dengan ini saya menuntut PENGEMBALIAN UANG SAYA SEBESAR RP328.700 dan PEMBATALAN AUTO DEBET kartu mandiri saya TANPA SYARAT apapun.
Kepada para pembaca agar berhati-hati jika membeli modem yang ditawarkan oleh provider, jangan sampai mengalami hal seperti saya. Dan jangan langsung percaya oleh laptop peraga para provider tanpa adanya bukti di lapangan daerah anda.
Demikian surat ini saya buat dengan sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Atas perhatian redaksi saya ucapkan banyak terima kasih.
Hormat saya,
Wijoyo Handoyo
centralinnova@gmail.com