INILAH.COM, Aurora, Colorado, AS – Pelaku penembakan brutal saat premier film ‘Batman, The Dark Knight Rises’ di Aurora, Colorado, AS, Jumat (19/7/2012) dini hari, diketahui menggunakan empat pucuk senapan otomatis AK, sebuah senapan berburu, dan dua pistol.
AK (Avtomat Kalashnikova) adalah senapan serbu buatan Rusia (dulu masih di bawah Uni Sovyet) yang didesain oleh Mikhail Kalashnikov. Senjata canggih dan paling berbahaya di kelasnya yang biasa disebut ‘Kalash’ itu juga biasanya digunakan di negara atau oleh kelompok bersenjata yang bukan sekutu AS.
Demikian dikemukakan petugas keamanan setempat kepada CNN. Pelaku juga mengaku mempunyai bom di rumahnya. Biro Alkohol, Tembakau, dan Senjata Api AS menyatakan pihaknya sudah mengerahkan petugas untuk mencari mobilnya dan mendatangi rumahnya untuk mencari bom.
Menurut Juru Bicara Biro tersebut, Tom Mangan, mereka juga sudah melacak asal muasal senjata yang digunakan untuk membantai warga tak berdosa itu.
Peristiwa tersebut terjadi saat dilakukan pemutaran perdana film ‘Batman, The Dark Knight Rises’ di sebuah theater di Aurora, Colorado, AS, Jumat (20/7/2012) dini hari waktu setempat.
Kepolisian Aurora menyebutkan 14 tewas dan sedikitnya 50 orang luka-luka terkena tembakan. Seorang tersangka berhasil ditangkap di luar gedung theater di dekat area parkir. Sebuah masker gas dan sepucuk senjata dan pistol ditemukan di dekat tersangka. Pelaku penembakan diperkirakan pria berusia 20 tahunan dan memakai rompi antipeluru. [tjs]