INILAH.COM, London – Perdana Menteri Inggris Winston Churchill pernah menjadi target pembunuhan oleh Nazi Jerman saat berlangsung Perang Dunia II. Ia diupayakan dibunuh menggunakan bom coklat.
Daily Mail, Selasa (17/7/2012), memberitakan hal itu terungkap dari dokumen perang yang dimiliki MI5 (Security Service, dinas rahasia Inggris). Dari dokumen itu terungkap bahwa Nazi pernah berniat menaklukan Britania dan membunuh Churchill menggunakan bom coklat.
Bom tersebut khusus dibuat oleh ahli bom Jerman, yakni bom yang ditutupi oleh lapisan coklat asli. Bom itu kemudian dibungkus dengan kertas berwarna hitam dan emas agar tampak seperti produk mahal dengan merek Peter’s Chocolate.
Jerman berencana menggunakan agen rahasia mereka yang bekerja di Inggris untuk menyelundupkan coklat tersebut ke dalam ruang makan yang biasa digunakan oleh kabinet selama Perang Dunia II. Jika meledak, bom tersebut bisa membunuh orang-orang yang berada di dekatnya.
Namun rencana Hitler itu terbongkar oleh mata-mata Inggris yang menemukan coklat itu ketika dibuat. Ia kemudian memberikan contoh coklat itu kepada salah seorang pejabat intelijen senior MI5, Lord Victor Rothschild.
Lord Rothschild, yang di era damai menjadi ilmuwan dan penguasa perbankan, kemudian menulis surat kepada seorang ilustrator untuk membuatkan poster berisi gambar coklat itu. Tujuannya untuk memperingatkan publik untuk berhati-hati pada coklat tersebut. [tjs]