INILAH.COM, Jakarta - Nasib naas dialami oleh Sudiyono (35) seorang guru warga asal Tegal, Jawa Tengah, menjadi korban perampokan di angkutan kota (angkot). Bahkan korban juga dilempar keluar dari angkot, saat ia naik dari Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur.
"Korban adalah seorang guru, ditemukan tergeletak oleh warga di pinggir jalan raya Bekasi Timur. Kemudian ia dibawa ke Polsek Pulogadung," kata Aiptu Abdul Chafid, Kasie Humas Polsek Pulogadung, Senin (16/7/2012).
Menurutnya peristiwa itu terjadi pada Senin (16/7) dinihari, saat itu korban baru saja tiba dari kampung halamannya di Dusun Dawahan RT 12/03 Tegal, Jawa Tengah. Dari Tegal, korban naik Bus Sahabat turun di Terminal Bus Pulogadung kemudian melanjutkan naik angkot M27 jurusan Pulogadung-Kampung Melayu.
Dari hasil keterangan saksi mata, diduga korban dirampok di dalam angkot dan dianiaya oleh pelaku. Setelah itu, korban dilempar keluar angkot. Namun setelah diperiksa, sejumlah barang korban masih ada diantaranya kain sarung, tas serta dompet milik korban. "Karena korban mengalami luka kritis, langsung dilarikan ke RS Persahabatan," tambah Chafid.
Diketahui korban mengalami luka di bagian kepala dan telinga. Hingga kini korban masih dirawat di RS Persahabatan. Kasus ini pun masih ditangani Unit Reskrim Polsek Pulogadung dan masih mencari saksi lain terkait identitas pelaku serta ciri-ciri angkot yang ditumpangi korban.[bay]