INILAH.COM, Moskow – Presiden Rusia Vladimir Putin menetapkan hari Senin (9/7/2012) sebagai hari berkabung nasional untuk mengenang korban tewas akibat banjir di wilayah selatan negeri itu.
Kantor berita Rusia, Itar-Tass memberitakan, juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan bahwa 171 orang tercatat meninggal dunia. Dari jumlah itu, sebanyak 159 meninggal di Krymsk, kota berpenduduk 57 ribu orang. Di kota ini hujan deras menyebabkan banjir datang ketika warga terlelap tidur, Jumat lalu. Banjir tercatat hingga mencapai kedalaman 7 meter.
Sebanyak 10 lainnya meninggal di distrik Gelendzhik dan dua lagi di pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam. Sebanyak 320 lainnya harus menjalani perawatan.
Hari berkabung nasional juga ditujukan untuk 14 warga Rusia yang tewas saat bus ayang membawa mereka berziarah ke sebuah biara di Ukraina terguling dan jatuh ke jurang. Sebanyak 20 orang selamat dalam peristiwa ini. [tjs]