Minggu, 19 Mei 2013 | 23:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Trik Kartu Kredit Mandiri Jaring Nasabah
Headline
IST
Oleh:
web - Senin, 9 Juli 2012 | 07:27 WIB
Berita Terkait

Saya adalah nasabah kartu kredit Bank Mandiri - Hypermart. Awal saya membuka kartu kredit ini hanya karena keperluan belanja bulanan yang selalu saya lakukan di Hypermart. Tidak lebih.

Pada saat membuat kartu kredit saya dijelaskan dan dijanjikan bila saya mengambil program Mandiri Protection maka kartu kredit akan mendapat free iuran tahunan selamanya (tidak ada iuran).

Namun apa yang terjadi setelah penggunaan satu tahun pertama, saya tetap ditagih iuran kartu kredit untuk tahun berikutnya oleh Bank Mandiri, walau tiap-tiap bulan saya sudah membayar kewajiban Mandiri Protection dengan rutin.

Apakah ini trik bank sebesar Mandiri untuk manarik dan menjebak nasabah dengan tetap menjaring keuntungan?

Hal ini makin diperparah saat saya telepon ke Mandiri Call 14000. Pada 17 Juni 2012, saya menelpon Customer Service Mandiri Call 14000 dan mendapat solusi untuk mengambil program loan dari Kartu Kredit Mandiri dengan bunga 0% untuk kembali mengaktifkan free membership fee tahun berikutnya,

Walaupun saya sebenarnya tidak perlu dan sudah sangat kecewa karena ternyata janji-janji agen penjualan kartu kredit Bank Mandiri saat saya buka sudah tidak sesuai, namun agar solusi cepat selesai saya setuju saja dengan penawaran program tersebut.

Dikatakan penawaran akan di follow up dalam dua hari kerja ke depan. Namun apa yang terjadi ,sampai lima hari kerja tidak ada follow up dari Mandiri Call sama sekali.

Pada 21 Juni 2012 sekitar jam 13:30 saya kembali telepon ke Mandiri Call yang diterima oleh staf Customer Service bernama Rasti.

Sejak awal pembicaraan staf Customer Service Rasti ini memang sudah sangat tidak ramah dan tidak meiliki empati sama sekali terhadap customer, saya di hold kurang lebih lima menit dengan seenaknya saja,

Saat saya menjelaskan masalah saya dan meminta solusi, namun tidak ada solusi sama sekali yang diberikan, dan malah menantang dan mempersilakan customer untuk melakukan komplain melalui media massa.

Sungguh sikap Customer Service yang tidak Customer Oriented, serta sangat tidak mencerminkan citra bank sebesar Bank Mandiri.

Saya sungguh kecewa dengan perlakuan seperti ini, dan sangat menyesal memiliki kartu kredit dari Bank Mandiri. Saya akan segera menutup kartu ini.

Ricko Bunardhi

Jl. Lauser No 5F,

Kebayoran Baru, Jakarta 12120

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
silvie
Kamis, 3 Januari 2013 | 21:40 WIB
haduhhhhhh..............mau buka cc mandiri jd takutttt..............
Agay
Rabu, 24 Oktober 2012 | 10:12 WIB
Kalo aku sich udah nggak percaya ama yang namanya kartu kredit.
imam
Rabu, 11 Juli 2012 | 09:06 WIB
Harus jadi pelajran buat kita... Hati2 memilih bank....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.