Selasa, 18 Juni 2013 | 13:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
Didi: Polri Harus Mampu Atasi Ormas
Headline
Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin - IST
Oleh: Agus Rahmat
web - Minggu, 1 Juli 2012 | 10:42 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, kepolisian harus mampu mengatasi persoalan-persoalan yang kerap terjadi di masyarakat. Misalnya, ormas-ormas yang seolah-olah menjadi polisi bayangan, dan bahkan main hakim sendiri dengan cara kekerasan hanya karena perbedaan pandangan, keyakinan dan lainnya.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan polisi sering terlambat berada di tengah masyarakat pada saat terjadi gangguan kamtibmas. Contoh, kekerasan geng motor.

Polisi juga dirasakan lambat direspon masyarakat. Mereka mengeluh karena polisi kerap tidak terlihat pada jam-jam yang kurang aman dan pada tempat-tempat yang rawan kejahatan.

"Belum lagi masih ada oknum-oknum polisi yang berperan negatif. Sehingga, tidak salah apabila ada anggota polisi nakal yang berhadapan dengan hukum," tandas Didi dalam siaran persnya kepada INILAH.COM, Minggu (1/7/2012).

Dia berharap Polri harus bisa menjadi teladan dan pengayom masyarakat. Polisi-polisi yg humanis dekat dengan rakyat dan senantiasa bisa menjadi pelindung. Penjaga dan pengawal bagi kamtibmas. Lainnya, kasus-kasus besar yang menjadi perhatian masyarakat harus menjadi prioritas utk dituntaskan.

Contoh, kasus rekening gendut polisi, kasus Gayus Tambunan (mafia pajak), premanisme, illegal logging, illegal mining, illegal fishing, terorisme, dan narkoba.

"Polisi sebagai mitra harus lebih mengedepankan pendekatan kepada masyarakat. Yang lebih penting lagi adalah pendekatan edukatif. Memberikan pembelajaran dan pemahaman hukum kepada masyarakat khususnya, masyarakat yang masih awam terhadap hukum," tutur Didi.

Dia berharap polisi bekerja lebih giat lagi dalam memberikan rasa aman, rasa ketentraman kepada masyarakat melalui peran penegakan hukum secara manusiawi, dan tidak tebang pilih.

"Senantiasa mengedepankan azas praduga tak bersalah, dan tidak menghakimi. Semoga semangat HUT-ke 66 Bhayangkara dengan tema revitalisasi Polri dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Polisi semakin berperan aktif, berpihak kepada rakyat," tambah Didi. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
novan penoz
Selasa, 5 Februari 2013 | 13:22 WIB
slmt siang, tapi yang saat ini terjadi oknum polisi berdiri sejajar dengan ormas pada saat menghalau buruh untuk menuntut haknya, itu fakta yang saat ini terjadi.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.