Kamis, 20 Juni 2013 | 05:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
Wen Jiaobao Mencari Pangan ke Amerika Selatan
Headline
Perdana Menteri China Wen Jiabao - IST
Oleh: Bachtiar Abdullah
web - Selasa, 26 Juni 2012 | 21:04 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Buenos Aires - Dalam tur ke negara-negara Amerika Latin, Perdana Menteri China Wen Jiabao Minggu (24/6) menyatakan kesediaanya untuk memperluas perdagangan langsung produk pertanian dan peternakan dengan Argentina.

China memerlukan pasokan pangan yang besar dari negara-negara seperti Argentina yang memiliki produk-produk pertanian dan peternakan unggulan di kawasan Amerika Selatan.

“China siap memperluas perdaganagn langsung dengan Argentina untuk meningkatkan kerjasama di sektor invetasi, infrastruktur dan teknologi,” ujar PM Wen ketika bertemu dengan 50 pejabat pertanian dan kalangan bisnis Argentina, di sebuah peternakan dekat Buenos Aires.

Statistik menunjukkan bahwa impor produk pertanian China dari Argentina mencapai $ 5,5 miliar tahun lalu, sepertiga dari volume perdagangan bilateral. Sebagian besar ekspor dari Argentina ke China, menurut Ignacio Rosnes direktur perusahaan peternakan di Buneos Aires El Tejar, Argentina berpotensi meningkatkan ekspor produk-produk pertanian ke China.

Ia mencatat sebagian besar perdagangan pertanian bilateral Argentina melewati jalur re-ekspor dari negara lain, sehingga sangat meningkatkan biaya ekspor. Dia mengatakan Argentina membutuhkan investasi asing untuk pengembangan lebih lanjut industri pertanian dan berharap ekspor ke China akan memberikan nilai tambah.

"Pertanian merupakan aspek utama dari kerja sama ekonomi dan perdagangan antara negara-negara Amerika Latin dan China," kata Zhou Zhiwei, seorang ahli studi Brasil di Chinese Academy of Social Sciences kepada China Daily kemarin (25/6)

Ia mengatakan, ekspor produk pertanian telah banyak memberikan kontribusi kepada pembangunan ekonomi negara-negara Amerika Latin, seperti Argentina, yang perlu untuk mempertahankan keseimbangan sistem pembayaran internasionalnya.

Sementara itu, Zhou mencatat bahwa negara-negara Amerika Latin ingin mengubah struktur ekspor impornya. “Negara-negara seperti Brazil, Argentina dan Chile berharap mengurangi ketergantungan mereka pada impor China untuk barang-barang manufaktur. Pada saat yang sama mereka berharap bisa mengekspor lebih banyak produk olahan mereka sendiri ke China," kata Zhou, yang khawatir dengan terjadinya friksi perdagangan antara China dan Argentina dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Menteri Pertanian Argentina Norberto Yauhar, pertemuan para menteri pertanian pertama antara China dan negara-negara Amerika Latin akan digelar dalam beberapa bulan mendatang, yang mungkin akan membahas pembentukan cadangan gandum di benua Amerika.

Rogelio Ponton, penasihat Dewan Perdaganagan Kota Rosario, mengatakan China adalah mitra dagang Argentina terbesar kedua, terutama sehubungan dengan produk pertanian. Argentina adalah pengekspor tepung gandum No 1 di dunia, pengekspor minyak kedelai No 2, pengekspor kacang kedelai No 3 dan ekportir jagung No 2 di dunia.

Wen dijadwalkan bertemu Presiden Argentina Cristina Fernandez pada hari Senin dan kemudian terbang ke Chili, sebagai negara terakhir dalam lawatan Wen di Amerika Selatan.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.