Minggu, 26 Mei 2013 | 03:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY: Dari Pada Memalukan, Mundur Sekarang Juga
Headline
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono - Inilah.com
Oleh: Ajat M Fajar & Agus Rahmat
web - Rabu, 13 Juni 2012 | 21:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membuat pernyataan tegas. Meminta kader Demokrat yang bermasalah untuk lebih baik mundur saja.

Hal itu disampaikan oleh SBY dalam sambutannya saat dalam silaturahim penggagas dan pendiri Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (13/6/2012). "Dari pada memalukan di kemudian hari, lebih baik mundur sekarang juga dan tinggalkan partai ini," tegas SBY. Bahkan, SBY dua kali menegaskan sikap tersebut.

SBY menjelaskan, bahwa garis politik partai Demokrat sudah jelas. Partai tetap mengedepankan politik santun, cerdas dan bersih. Bahkan, jelas Presiden RI tersebut, garis politik Partai Demokrat ini juga yang dia jalankan selama dua periode menjadi Presiden.

Lebih lanjut, SBY mengatakan bahwa garis politik tersebut tidak akan pernah berubah di Demokrat. Walau, diakuinya bahwa tantangan politik semakin kuat. Godaan untuk menghalalkan segala cara juga menjadi tantangan. "Untuk berbuat baik lebih banyak tantangannya baik internal maupun eksternal," katanya.

Dengan sikap tersebut, SBY menghimbau agar kader yang bermasalah lebih baik mundur saja. Karena garis politik partai tidak akan berubah, termasuk dia menegaskan lagi bahwa Demokrat tidak akan melindungi kadernya yang bermasalah. "Ke depan tetap kita jalankan politik yang cerdas, bersih dan santun," katanya. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Fariz Adityawarman
Rabu, 13 Juni 2012 | 22:12 WIB
betul, kader yang korup jangan diberi perlindungan. ingat komitmen partai terhadap rakyat.
dobol ngasu
Rabu, 13 Juni 2012 | 21:40 WIB
helleh... biasa kalo ketauan belangnya..... coba kalo gak ketauan .... lancar tuh korupsi.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.