INILAH.COM, Washington – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton mengklaim, Rusia mengirimkan helikopter penyerang ke Suriah.
Clinton menyatakan, pengiriman helikopter itu bakal meningkatkan bentrok bersenjata di Suriah serta memperkecil kemungkinan sukses perundingan damai yang selama ini diperjuangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Tak ada keraguan pembantaian dan penggunaan senjata berat terus berlanjut (di Suriah),” ujar Clinton, saat berdiskusi dengan Presiden Israel Shimon Peres yang dimoderatori Brookings Institution.
Sementara pejabat PBB khawatir terjadi perang sipil di Suriah. Timbul keraguan misi perdamaian yang dipimpin mantan Sekjen PBB Kofi Annan dan bekerjasama dengan Liga Arab, akan berjalan sukses.