Sabtu, 25 Mei 2013 | 00:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Peredaran Ekstasi Kian Mengkhawatirkan
Headline
inilah.com
Oleh:
web - Selasa, 12 Juni 2012 | 11:38 WIB
Berita Terkait

PEREDARAN ekstasi di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan temuan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan UI menunjukkan sedikitnya 14 juta butir ekstasi senilai Rp48,2 triliun beredar di Tanah Air sepanjang tahun lalu.

Sebuah angka yang sangat besar dengan peredaran uang Rp48,2 triliun. Sebuah bisnis besar bahkan nilanya tidak jauh berbeda dengan APBD DKI Jakarta. Sehingga banyak orang yang berpikiran sempit ikut mencari keuntungan di ‘bisnis’ barang haram ini.

Motif uang yang sangat besar inilah menjadi pendorong peredaran bisnis ini. Baik yang dikirim melalui pelabuhan laut dan udara hingga membuat pabrik ektasi sendiri di Indonesia. Tak hanya dilakoni orang Indonesia tapi juga sangat menggiurkan bagi para warga negara asing untuk ikut menangguk untung dari bisnis ini.

Yang jelas, para konsumennya yang ada di Indonesia termasuk para generasi muda menjadi korban dari bisnis ini. Banyak anak-anak muda kehilangan masa depan dan menjadi korban narkotika.

Ini menjadi pekerjaan berat tak hanya bagi pemerintah maupun lembaga yang serius menangani persoalan narkotika seperti BNN maupun aparat kepolisian tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Karena pemberantasan narkotika tak ada artinya jika kepedulian warga terhadap bahaya penyakit ini sangat minim. Ayo berantas narkotika..

Gozin

kibuyutsasmita@yahoo.com

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.