INILAH.COM, Sydney – Harga emas berjangka turun pada perdagangan elektronik Asia, Jumat (1/6/2012), menjelang rilisnya data tenaga kerja AS.
Emas untuk pengiriman Agustus jatuh US$8,50 ke level US$1.555,70 per ons di perdagangan elektronik divisi Comex New York Mercantile Exchange. Koreksi ini melanjutkan pelemahan 0,1% pada perdagangan reguler di New York dinihari tadi, akibat aksi jual di bursa saham AS menyusul perburuan uang tunai para trader.
Emas berjangka melemah 6% selama Mei.
Analis logam HSBC mengatakan, laporan nonfarm payroll AS akan mempengaruhi harga emas.
“Rilis laporan tenaga kerja ini akan mengkonfirmasi langkah The Fed dalam pengetatan moneter lebih lanjut dan untuk mengarahkan harga emas,”katanya.
“Angka yang mengecewakan akan mendongkrak harga emas, namun angka yang lebih baik dari estimasi, justru akan menekan emas,”ujarnya.
Ekonom yang disurvei memprediksikan AS menambah 170 ribu pekerjaan bulan lalu, naik dari 115 ribu pada April. Pencapaian ini lebih lambat dari rata-rata 252 ribu pekerjaan yang tercipta selama Desember hingga Februari.
Sementara perak berjangka Juli turun 11 sen ke level US$27,65 per ons, dan platina Juli jatuh US$21 ke level US$1.396,6 per ons. Adapun tembaga Juli naik 1 sen ke US$3,37 per pon. [ast]