INILAH.COM, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Marciano Norman menegaskan, konser Lady Gaga yang akan digelar di Indonesia harus dihormati oleh semua pihak.
"Apa pun keputusannya saya minta kita sama-sama menjaga, kita tahu ada kelompok yang menolak, ada kelompok yang menginginkan pertunjukan itu tetap berjalan. Tapi disinilah demokrasi itu, disinilah bagaimana saling menghormati," kata Marciano, di Jakarta, Jumat (25/5/2012).
Marciano mengatakan, konser Lady Gaga harus dihormati oleh kelompok yang menentang, jika diizinkan pemerintah untuk tetap diselenggarakan. Nilai demokrasi, lanjutnya, harus tetap dijunjung di negara yang demokratis ini.
"Apabila keputusannya diputuskan untuk tidak dilakukan, pihak yang menginginkan juga bisa memahami itu. Tapi apabila diputuskan tetap berjalan, pihak yang menolak pun bisa memahami, bahwa sebagian rakyat Indonesia pun menginginkan pagelaran itu dilakukan," kata Marciano bijak.
Tindakan kontroversi dari kelompok yang menentang, lanjut dia, diharapkan tidak sampai pada tindakan yang mencemarkan nama baik bangsa. Bagaimana pun, Lady Gaga merupakan penyanyi kelas dunia populer saat ini, yang berhasil memborong tiga penghargaan Grammy Award pada 2011.
Penyanyi wanita asal Amerika Serikat tersebut, seharusnya diberi ruang untuk menampilkan karya seninya dihadapan penggemarnya di Indonesia. "Apabila konser itu tetap digelar, saya rasa semua pihak harus ikut menjaga, kalau itu sudah keputusannya dan sudah diterima oleh semua pihak, saya harapkan semua menjaga agar negara kita tidak tercemar gara-gara itu," tandasnya. [mah]