Kamis, 20 Juni 2013 | 12:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
SBY Tolak ANY Sebagai Capres 2014
Headline
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono - inilah.com
Oleh:
web - Rabu, 23 Mei 2012 | 09:27 WIB

Ibu Negara Ani Yudhoyono dikatakan telah mengetahui dan mendengar adanya buah pikiran dari tokoh maupun kelompok masyarakat yang beraspirasi mencalonkan dirinya sebagai presiden pada Pemilu 2014.

Pada dasarnya setiap warga negara berhak menyampaikan apa yang menjadi aspirasi, pandangan, dan penilaian mereka. Beberapa isu tersebut ditanggapi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan mendengar adanya usulan tersebut dari masyarakat.

SBY menilai dalam iklim demokrasi saat ini, setiap masyarakat berhak untuk mengusulkan nama yang diinginkan untuk dicalonkan sebagai Presiden bila dianggap pantas.

Namun di beberapa kali pidato dalam tugas kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara langsung berpidato bahwa istrinya dan keluarganya tidak akan mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden 2014.

Bahkan Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman menegaskan bahwa Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan mengajukan Ani Yudhoyono atau anggota keluarganya sebagai kandidat calon presiden di 2014. meski beberapa kader mengusulkan Ani Yudhoyono sebagai kandidat capres, keputusan SBY untuk tidak mengusulkan dan memajukan sanak keluarganya tidak berubah.

Pernyataan terkait penolakan juga di sampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengimbau kader partainya menghentikan polemik seputar wacana untuk mengusung Ani Yudhoyono menjadi calon presiden dalam pemilihan umum tahun 2014.

Seharusnya polemik itu dihentikan. Kader-kader Partai Demokrat seharusnya mengenal Ibu Ani lebih dekat, lebih dalam. kasihan beliau dipusingkan dengan urusan pencapresan.

Bahkan Presiden SBY menegaskan setegas-tegasnya bahwa tidak akan mengajukan nama Ani Yudhoyono sebagai calon presiden Partai Demokrat (PD) untuk Pemilu 2014.

SBY tidak akan menjilat ludahnya sendiri, meski masih ada yang meragukannya. Presiden SBY berulangkali menegaskan tidak bermaksud mengajukan Ani SBY sebagai capres 2014 dan mendorong calon lain untuk tampil.

Era demokrasi saat ini memang memiliki dampak positif pada sebuah perubahan, akan tetapi akan menjadi keliru jika di tafsirkan berbeda, apa yang di perjuangkan oleh SBY dengan penolakan terhadap Any sebagai capres 2014 adalah wujud demokrasi yang wajib di contoh, bersikap tidak nepotisme walaupun dia sebagai presiden bisa melakukan apa pun.

Haryani

Jl.Latuharhary No 5 Rt 011/ 08

Menteng, Jakarta 10310

Haryaniku@yahoo.co.id

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
tanty
Kamis, 24 Mei 2012 | 05:59 WIB
palsu...lagi test pasar nih ceritanya....:D
Gilbran
Rabu, 23 Mei 2012 | 22:44 WIB
bukannya nolak, tapi SBY kan konsisten aja sama omongannya yang bialng bahwa keluarganya ga ada yang jadi capres. orang orang aja berasumsi ga bener
imam
Rabu, 23 Mei 2012 | 15:38 WIB
polemik bu ani capres sengaja di kembangkan utk mendeskreditkan SBY, padahal SBY sendiri tidak pernah meminta isteri dan anak2nya mencalonkan diri di PILPRES 2014
muhammad
Rabu, 23 Mei 2012 | 15:31 WIB
pak SBY sudah berulang kali tidak akan mencalonkan isterinya ataupun keluarganya di pilpres 2014, seharunya seluruh kader mengerti apa yg di inginkan SBY, jgn asal lontarkan omongan,
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.