Pemerintah Indonesia dan Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara) sepakat meningkatkan hubungan kedua negara. Salah satunya melalui kerjasama di bidang investasi.
Korea Utara merupakan negara yang memiliki hubungan diplomatik hanya dengan beberapa negara termasuk Indonesia. Hubungan bilateral yang baik telah dibina sejak 1961, dan diwarnai saling kunjung antara kedua negara.
Kunjungan Yong-nam bisa dibilang menjadi tonggak sejarah baru dalam peningkatan kerja sama dan kemitraan kedua negara di masa mendatang.
Di samping hubungan antar pemerintah, antar parlemen, antar dunia usaha, dan yang lebih penting adalah hubungan antar rakyat Korea Utara dan Indonesia. Dengan kunjungan ini, Indonesia semakin memperlihatkan bahwa ia bisa memiliki peran yang penting dalam menjaga perdamaian kawasan.
Kunjungan para pemimpin negara belakangan ini tentu menunjukkan posisi Indonesia yang semakin strategis di dunia Internasional.
Keinginan Korea Utara untuk berbagi pengalaman dengan Indonesia dalam pengaturan masalah investasi asing sesungguhnya merupakan bentuk lain dari pengakuan terhadap kinerja positif ekonomi Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini.
Dengan kemajuan di berbagai sektor Indonesia dinilai sangat berpengalaman dalam masalah investasi asing. Kunjungan ini menunjukkan peran Indonesia yang semakin strategis di kawasan. Semoga dengan kunjungan ini, Indonesia bisa mendorong Korea Utara menjaga perdamaian di kawasan Asia-Pasifik.
Sudiyanto Tasman
Komplek TNI AL Ciangsana Blok D12 No. 6,
Cibubur, Jakarta Timur
sudiyantotasman@yahoo.co.id