INILAH.COM, Jakarta - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi mengungkapkan bahwa pesawat Sukhoi Superjet 100 menabrak daratan di Wilayah Gunung Salak. Pesawat buatan Rusia menabrak daratan di ketinggian 5.800 kaki dengan tingkat kemiringan 85 derajat.
"Tadi pagi jam 9.30 saya yakinkan telah terjadi kecelakaan pada ketinggian 5.800 feed, tebing kemiringan 85 derajat, rongsokannya turun ke bawah," terangnya di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (10/5/2012) malam.
Pada tebing tersebut, kata Tatang, diketahui adanya benturan. Namun bagaimana kondisi pesawat berikut penumpangnya, KNKT belum bisa menyimpulkan. Karena selama proses investigasi berlangsung pihaknya terbentur etika, yakni tidak boleh menyimpulkan.
"Belum ada kesimpulan. Investigasi ada etika, tidak boleh menyimpulkan. Menabrak atau tidak akan ada investigasi sendiri. Kami belum menemukan tanda-tanda badan pesawat pecah beberapa bagian. Kami juga belum bisa memastikan penyebab karena sedang kami cari tahu," tambahnya.[dit]