Rabu, 3 September 2014 | 11:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
China Kian Agresif Garap Pasar Eropa
Headline
IST
Oleh: Bachtiar Abdullah
web - Rabu, 2 Mei 2012 | 14:24 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Budapest – China semakin tertarik menggarap pasar Eropa Tengah dan Timur dan mencari peluang investasi. China kini berupaya menggenjot impor dari Eropa sekaligus untuk membantu pemulihan ekonomi di sana.

Upaya China itu ditandai dengan kunjungan Perdana Menteri China Le Keqiang tiba di Budapest, Hungaria, Senin (30/4/2012). China Daily melaporkan, lawatan Li ke Eropa menyusul kunjungan PM Wen Jiabao yang juga ke Eropa bulan kemarin. Di Polandia, PM Wen meminta China dan kawasan Eropa Tengah dan Timur harus berupaya menaikkan volume perdagangan pada tahun 2015.

Sebenarnya, lawatan Wen di Polandia dilakukan lagi dalam waktu kurang dari setahun setelah ia mengunjungi Hungaria Juni tahun lalu, saat ia menyatakan komitmen kerjasama dengan para pemimpin negara-negara di kawasan itu.

“Lawatan ini mengindikasikan China tertarik dengan pasar Eropa Tengah dan Timur serta sedang mencari peluang investasi baru,” ujar Iliana Ivanova, wakil ketua delegasi Eropa dalam Hubungan Eropa – China.

Beijing berupaya menggenjot impor dari negara-negara Eropa dan mempercepat laju investasi di Eropa. Sementara itu, China semakin menunjukkan niat kerjasama dalam “ekonomi riil” selain sudah menalangi utang Eropa agar tidak bangkrut.

“China dan negara-negara Eropa harus merasakan efek positif dari hubungan dagang dan ekonomi dan bahkan harus semakin dekat berhubungan,” ujar Ivanova yang berasal dari Bulgaria.

“Melihat perdagangan dua arah antara China dan negara-negara Eropa Tengah serta Timur, kita bisa melihat betapa kencang laju hubungan itu berjalan, “ katanya.

Beijing banyak bekerjasama dalam teknologi tinggi dan kerjasama inovatif dengan negara-negara Eropa Barat. Kerjasama dengan negara-negara sedang berkembang di Eropa Tengah dan Timur, membuka peluang para investor China untuk mendirikan perusahaan-perusahaan patungan atau berinvetasi dalam proyek-proyek infrastruktur.

Bank of China akan mendukung investasi China di Eropa Timur dan Tengah ini. Cabang-cabang Bank of China akan dibuka di sana dan akan memperluas pelayanannya di kawasan itu. Bank Pembangunan China menawarkan kredit untuk mendukung bisnis para investor China di kawasan Eropa.

“Eropa Timur memliki banyak yang bisa ditawarkan ke China dan saya pikir kedua belah pihak bakal mengambil manfaat dari kerjasama ini,” ujar Ivanova lagi.

Krisis ekonomi global hingga saat ini memang belum reda benar namun harus menghindari praktek-praktek proteksionisme. ”Proteksionisme bukanlah kebijakan yang masuk akal dan bakal merusak hubungan dagang dan ekonomi kita. Perdagangan yang jujur diperlukan kedua belah pihak agar memperkuat hubungan dagang dan menggalakan pertumbuhan ekonomi, “ ujar Ivanova lagi.

PM Wen mengusulkan segera dibentuk panitia ahli agar bisa merealisasikan proyek infrastruktur jalan raya dan jalur kereta api di Eropa Tengah dan Timur. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER