INILAH.COM, Manchester - Mantan penyerang timnas Inggris, Ian Wright, menilai kekalahan Manchester United dari Manchester City merupakan buah dari kelengahan bek veteran, Rio Ferdinand.
Pada derbi Manchester yang dihelat di Stadion Etihad, Selasa dini hari (1/5/12) WIB, MU takluk lewat gol tunggal Vincent Kompany. Kekalahan ini sekaligus membuat ‘Setan Merah’ tergeser ke tempat kedua, kalah selisih gol dari City.
Gol tersebut dicetak sang bek tengah memanfaatkan sepak pojok David Silva. Ia melompat lebih tinggi daripada bek MU, Chris Smalling, yang menjaganya. Kompany tampak tidak terlalu terganggu oleh pengawalan Smalling.
“Vincent Kompany adalah pemain terkuat City, paling berbahaya di udara dan golnya jelas sangat krusial. Dia terlalu kuat untuk (dijaga) Chris Smalling,” ujar mantan penyerang Arsenal itu, seperti dilansir The Sun.
Lebih jauh, menurut analisa Wright, para pemain bertahan MU kesulitan menembus formasi sepak pojok yang disusun City.
“Kompany pasti tak percaya bisa menyundul dengan bebas. Saya akan lebih nyaman jika melihat Rio Ferdinand yang menjaga pemain City itu,” lanjut Wright.
Secara keseluruhan, Wright juga terkejut dengan skema yang diturunkan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson. Menghadapi City, yang diperkuat pemain-pemain lincah seperti Samir Nasri, Silva, Sergio Aguero hingga Carlos Tevez, sang pelatih justru menurunkan pemain gaek.
“Saya kaget mengetahui pemain-pemain gesit seperti Antonio Valencia dan Ashley young tidak diturunkan. Malah Ryan Giggs dan Paul Scholes. Danny Welbeck bisa memunculkan perubuhan saat dia dimasukkan,” tandasnya.