INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan produsen Vespa ini berdiri pada 1884 dan masuk Indonesia pada 1960an. Di Indonesia sendiri, kesuksesan perusahaan ini tak lepas dari Sergio Mosca. Siapa ia?
“Bagi Vespa, Indonesia sangat penting karena pertumbuhan ekonomi dan pasar otomotifnya tinggi sehingga kami mengharapkan adanya peningkatan penjualan,” kata Direktur Pengelola PT Piaggio Indonesia Sergio Mosca di Jakarta baru-baru ini.
Saat ditanya apa yang membuatnya percaya diri Vespa bisa diterima di Indonesia, Mosca mengatakan, desain tradisional dan gaya retro menjadi nilai tersendiri dari Vespa.
Bahkan, Mosca menjanjikan adanya produk baru pada Pekan Raya Jakarta (Jakarta Fair) nanti.
Tahun ini, PT Piaggio Indonesia akan fokus pada perluasan jaringan sebagai strategi pemasaran,dengan menambah 30 agen baru dari 43 agen.Selain akan menambah layanan purna jual serta berencana membangun pabrik di Indonesia.
Menurutnya, sebanyak27-28% total penjualan Vespa di Indonesia berasal dari Jakarta. “Ini merupakan hal wajar mengingat produk ini memang ditujukan konsumen perkotaan,” katanya.
Pria yang mendapat gelar sarjana politik dari University Degree ini menuturkan, Piaggio pada Agustus 2011 hingga saat ini,berhasil menjual lima ribu unit. Ia pun optimistis, pertumbuhan dapat mencapai lebih dari 20 ribu unit, hingga akhir tahun.
Vespa yang mulai diproduksi pada 1946 ini dikenal sebagai salah satu ikon otomotif dari Italia. Indonesia sendiri menjadi komunitas Vespa terbesar kedua di dunia setelah Italia, dengan jumlah anggota lebih dari 40 ribu orang.
Pria kelahiran 1960 ini mengawali karirnya di sebuah bank swasta. Namun tak lama, ia bergabung dengan Fiat Group. Selama hampir 10 tahun, ia menghabiskan waktunya di divisi pengembangan bisnis.
Ia pun sempat ditugaskan ke perwakilan Fiat di Iraqdan bekerja di Baghdad. Kemudian, ia bertandang ke kantor perwakilan Fiat untuk ASEANdi mana akhirnya ia berhasil menjadi Kepala Perwakilan dan selama lima tahun bekerja di Jakarta.
Pada 1995, Mosca bergabung Piaggio Group sebagai Manajer Wilayah Timur Jauh. Bekerja selama hampir empat tahun di Singapura, ia berhasil melebarkan sayap perusahaan ini di seluruh wilayah dan mendapat sejumlah importir baru.
Mosca kembali ke markas besar di Italia pada 1999dan ia dipercaya untuk menjabat posisi baru di bidang penjualan ekspor hingga akhirnya ia ditugaskan ke pasar Eropa, Timur Tengah dan Afrika sebagai Importer Vice President.
Selama lima tahun, ia berhasil menunjukkan kontribusinya dan meluaskan serta memperkuat keberadaan Piaggio di lebih dari 60 pasar.Pada awal 2011, ia ditugaskan memimpin proyek di Indonesia dan kini ia memimpin operasi lokal. [ast]