INILAH.COM, Jakarta – Sejumlah negara yang wilayahnya berhadapan dengan Samudera Hindia was-was. Bahkan Thailand telah mengeluarkan peringatan tsunami menyusul gempa yang terjadi beberapa kali di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang mencapai di atas 8 skala richter .
Misalnya Thailand mengeluarkan perintah evakuasi untuk pantai Andaman, sebuah tujuan wisata populer. Badan Bencana Nasional Thailand menyarankan orang di daerah tersebut untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi dan berada sejauh mungkin dari laut.
Di jejaring sosial Twitter dikatakan, getaran gempa juga dirasakan di Singapura, Thailand, Malaysia dan India. Gedung-gedung tinggi seperti apartemen dan kantor-kantor di Malaysia terguncang sedikitnya satu menit.
Gempa dapat dirasakan di ibukota Thailand, Bangkok dan di India selatan, seperti diungkapkan reuters.com. Ratusan pekerja kantor di kota India Bangalore meninggalkan bangunan mereka. Sedangkan Pelabuhan India Chennai ditutup karena bahaya tsunami. Gempa juga terasa di Sri Lanka. Pekerja kantor di ibukota, Kolombo panik dan beramai-ramai keluar dari kantor mereka.
Sementara pihak berwenang di Bangladesh yang juga mencatat ada getaran gempa namun belum mengeluarkan ancaman tsunami. Demikian pula Australia juga mengatakan tidak ada ancaman tsunami di sana.
Sejumlah negara di pesisir pantai Samudera Hindia seperti mengalami trauma setelah peristiwa, gempa sebesar 9,1 skala Richter, yang mengirim gelombang tsunami dan menabrak Sumatera pada 26 Desember 2004 silam. Gempa ini setidaknya menewaskan 230.000 orang di 13 negara Samudra Hindia, termasuk Thailand, Sri Lanka dan India. [berbagai sumber/mdr]