Para calon gubernur dan wakil gubernur DKI mulai melakukan cek kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, menyangkut kesehatan jasmani dan rohani calon.
Pemeriksaan lebih menekankan pada kemungkinan adanya gangguan kesehatan pada calon. Misalnya diperiksa apakah ada penyakit yang membuat orang itu tak mampu menjalankan tugasnya.
Seharusnya para calon gubernur dan wakil gubernur juga mengikuti tes psikologis ataupun tes kejujuran. Sehingga tak hanya sehat secara fisik tetapi juga secara moral dan etika juga tidak menyimpang. Tes psikologis juga penting untuk melihat kemampuan para calon menghadapi berbagai persoalan seperti kemampuan mengendalikan stress.
Hal ini perlu mengingat banyak para pejabat yang sehat saat menjabat kemudian tiba-tiba sakit ketika akan menghadapi pemeriksaan KPK karena dugaan korupsi. Seharusnya hal itu bisa dicegah dengan cek kesehatan seperti ini. Atau juga banyak pejabat yang tega menyunat dana rakyat kecil yang berarti pula tidak sehat secara moral. Harus dipikirkan test-test seperti itu.
Gozin
kibuyutsasmita@yahoo.com