Calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI bermunculan. Tak hanya pejabat di tingkat pusat, beberapa penguasa daerah juga mencoba peruntungan meraih simpati warga Jakarta untuk menjadi nomor satu di Ibu Kota.
Lihat saja ada yang dari Palembang, yaitu pasangan Alex Noerdin yang masih menjabat Gubernur Sumatera Selatan. Ada juga Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi). Keduanya meninggalkan daerah yang masih dipimpinnya untuk mengadu peruntungan di Jakarta.
Gemerlap Ibu Kota tak hanya diminati warga biasa tetapi juga para pejabatnya. Entah apa yang ada dibenak pada kandidat ini. Apakah kue ekonomi yang begitu besar di Jakarta sehingga menjadi daya tarik atau tentu saja makin dekatnya dengan pusat kekuasasan. Entahlah.
Pada cagub/cawagub itu selengkapnya adalah pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dari Partai Demokrat. PDI Perjuangan, mengajukan Cagub Joko Widodo (Jokowi) yang berduet dengan Cawagub Basuki Tjahja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Dari Partai Golkar mengajukan pasangan Alex Noerdin berpasangan dengan Nono Sampono. Dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengusung nama Cagub Hidayat Nur Wahid (HNW) diduetkan dengan Cawagub Didik J Rachbini.
Dari jalur independent, masyarakat Jakarta disuguhkan dua pasang calon. Pertama adalah pasangan Faisal Basri-Biem Benjamin. Pasangan lainnya dari jalur independent adalah Hendardji Soepandji-A Riza Patria. Kini warga Jakarta tinggal melihat dan menimang-nimang mana yang dipilih.
Rinasari
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan