INILAH.COM, Los Cabos – Entah tidak tahu atau sengaja, Menlu Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton mengenakan busana yang berbeda, saat seluruh peserta forum G20 kompak mengenakan kemeja putih.
Hillary tiba di pertemuan informal G20 di Los Cabos, Meksiko mengenakan setelah khasnya yang berwarna hijau cerah. Sementara para peserta lainnya, dilansir Yahoo News, kompak mengenakan kemeja putih.
Mantan Ibu Negara AS ini memang sudah tak asing lagi tampil kontroversial secara fesyen. Sejak pertama terlihat rakyat mendampingi suaminya, mantan Presiden Bill Clinton, semua yang ia kenakan hingga gaya rambutnya menjadi perhatian media.
Seperti artikel saat Clinton dilantik jadi presiden, 1993 lalu. Suratkabar Chicago Tribune memberitakan hal tersebut dan menampilkan Hillary di tajuk utama mereka, dengan judul ‘Hillary’s Fashion Crime’.
Suratkabar itu mengulas habis-habisan pendapat kalangan fesyen yang menyatakan Hillary menyebabkan perhatian malah tertuju padanya. Kemudian di event lain, diberitakan New York Times, saat Clinton disumpah.
Menurut media itu, topi biru yang dikenakan Hillary menyerupai piring terbang UFO. Baru-baru ini saja, media National Enquirer menyatakan, Hillary berpakaian seperti tokoh-tokoh perempuan jahat di seri film agen rahasia ‘James Bond’.
Cercaan terhadap selera berpakaian Hillary juga bukan hal baru bagi kalangan fesyen Amerika. Hingga kini, mereka juga masih saja bertanya-tanya: siapa yang menata busananya?