INILAH.COM, Sao Paulo - Pemerintah Brasil mengerahkan para narapidana untuk membantu menyelesaikan pembangunan stadion yang akan digunakan pada Piala Dunia 2014 mendatang.
Seorang perampok bank, Chiquinho, adalah salah satu dari ribuan napi yang dikerahkan untuk membantu membangun dan renovasi stadion-stadion tersebut.
Penggunaan napi sebagai buruh memang bermasalah bagi beberapa orang. Tapi bagi Chiquinho, pilihannya mudah.
Yakni menghabiskan waktu di udara terbuka membersihkan Stadion Mineirao di Belo Horizonte atau duduk termenung di selnya.
Mantan pekerja budak, Nivaldo da Silva juga tak sulit memutuskan. Memungut katun yang memberinya US$2 per hari atau tiga kali lebih banyak dengan menyusun batu-bata untuk stadion lainnya.
Kementerian Brasil menyatakan, terdapat lebih dari 2.200 napi yang melakukan pekerjaan semacam ini. Diantaranya, 59 orang bekerja di 12 stadion yang nantinya akan digunakan untuk Piala Dunia 2014.