Rabu, 16 Mei 2012 | 23:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gedung Putih Minta Maaf Soal Pembakaran Al Quran
Headline
ctv.ca
Oleh: Vina Ramitha
web - Rabu, 22 Februari 2012 | 11:22 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Washington – Kepresidenan Amerika Serikat (AS) meminta maaf atas insiden pembakaran Al Quran di sebuah penjara militer di Afghanistan.

Staf pers Gedung Putih Jay Carney menyatakan, insiden yang amat disayangkan itu tidak merefleksikan rasa horma militer AS terhadap praktik-praktik keagamaan di Afghanistan.

Carney, sebagaimana pejabat militer AS menyatakan, pembakaran Al Quran di penjara Pangkalan Udara Bagram terjadi tanpa direncanakan.

Saat ini, sedang diadakan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana hal itu terjadi dan memastikannya takkan terulang lagi.

Menurut seorang staf militer, Al Quran disingkirkan dari perpustakaan di penjara karena berisi pesan-pesan ekstremis antara napi.

Carney tak menjelaskan lebih terperinci lagi mengenai insiden yang kabarnya dilakukan oleh dua serdadu NATO itu.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
rahayudin
Kamis, 23 Februari 2012 | 19:15 WIB
itu berarti detik2 kehancuran amerika dan israelnya
julian
Rabu, 22 Februari 2012 | 16:01 WIB
dasar Kaum BARBAR USA dan NATO sudah berulangkali merendahkan Agama dan Umat Islam khususnya di Afghanistan, semoga Allah SWT akan membalas dengan bala dan kehancuran kepada Negara Syetan dan tentaranya....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.