INILAH. COM, Ankara, Turki – Wakil Presiden China Xi Jinping tiba di Ankara Senin malam (20/2) memenuhi undangan Presiden Turki Abdullah Gul.
‘Tujuan utama kunjungan saya adalah mendalami saling pengertian dan mengikat persahabatan tradisional antara rakyat dua negara, dan meningkatkan kerjasama yang saling menguntungkan China dan Turki di pelbagai bidang demi keuntungan rakyat kedua negara,” ujar Xi saat menjejakkan kaki di Bandar udara Esenboga, Ankara., seperti ditulis kantor berita Xinhua.
Di provinsi utara China, masih banyak ditemui kominitas Islam keturunan Turki yang berbahasa Turki. Mereka hidup di sekitar jalur sutera yang menghubungkan China dan Turki kuno. “Turki, seperti China, memiliki sejarah panjang dan kebudayaan yang warna-warni. Persahabatan China dan Turki bisa ditelusuri hingga jauh ke zaman kuno,” kata Xi.
“Kami senang melihat perkembangan kerjasama bilateral di bidang politik, ekonomi, kebudayaan dan bidang-bidang lain sejak China dan Turki membuka hubungan diplomatik pada 1971,” ungkap Xi.
“Sebagai dua bangsa yang sedang berkembang, China dan Turki berbagi minat dalam mengamankan dunia, menggalakkan pembangunan pada umumnya dan menjawab tantangan-tantangan global,” ujar Xi, sambil menambahkan akan memperkuat hubungan dengan Turki menuju kemitraan strategis.
Dalam kunjungannya, Xi akan bertemu secara terpisah dengan Presiden Abdullah Gul, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dan Juru Bicara Parlemen Cemil Cicek. Turki adalah negara terakhir yang dikunjungi Xi dalam muhibah ke tiga negara, setelah Amerika Serikat dan Irlandia. [mdr]