Rabu, 16 Mei 2012 | 23:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Didukung Kalangan Medis
Terapi Ubah Kelamin untuk Anak-anak
Headline
Dr Norman Spack - straitstimes.com
Oleh: Vina Ramitha
web - Jumat, 24 Februari 2012 | 06:00 WIB

INILAH.COM, Chicago – Kian banyak remaja dan bahkan anak-anak berpikir mereka dilahirkan dengan jenis kelamin yang salah. Dokter dan orangtua pun ikut mendukungnya.

Terjadi peningkatan remaja dan anak-anak yang berpikir demikian, sebagaimana dilaporkan jurnal medis Pediatrics.

Isu yang menimbulkan pertanyaan masalah keetisan ini juga membuat sejumlah ahli memperingatkan bahayanya memberikan terapi antipuber dan hormon pada remaja atau anak-anak.

Misalnya, dikutip Straits Times, seorang anak berusia delapan tahun yang masih duduk di kelas dua sekolah dasar di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Anak ini terlahir berjenis kelamin perempuan, namun menyatakan dirinya sebagai anak laki sejak masih berusia 18 bulan.

I a boy,” ujarnya saat masih berusia 1,5 tahun itu. Ideologi itu merasuk dan tumbuh subur di benak si anak yang tak disebutkan namanya ini.

Keluarganya syok, namun mendukung dan menyebutnya sebagai anak laki-laki. Si anak ini sedang ditunggu masa pubernya, agar terapi bisa segera dimulai.

“Kalangan medis harus tahu, anak-anak semacam ini ada dan layak mendapatkan perawatan,” ujar Dr Norman Spack yang menulis satu dari tiga laporan di jurnal itu.

Ia menjadi salah satu penggagas klinik medis untuk identitas kelamin yang pertama di Amerika, di Children’s Hospital, Boston.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.