INILAH.COM, Dublin - Kunjungan Wakil Presiden Xi Jinping ke AS yang berkhir Sabtu pekan lalu di Los Angeles, dilanjutkan dengan menyebrangi samudera Atlantik dan mendarat di Dublin, Irlandia, Minggu (19/2).
Di Puri Dublin yang telah direnovasi, Xi disambut hangat oleh Perdana Menteri Irlandia Enda Kenny. Xi menjelaskan kunjungan tiga hari di Eropa ini dalam rangka memberi signal kuat komitmen China dalam membantu Eropa keluar dari krisis utang yang berkepanjangan dan demi stabilitas euro.
Xi juga berharap kunjungan ini mempekuat hubungan China dengan Irlandia dan Eropa. China, ujar Xi, seperti ditulis kantor berita Xinhua, menganggap status mata uang euro tetap penting, dan optimistis terhadap prospek mata uang tunggal Eropa.
“Kita percaya Uni Eropa memiliki kemampuan, kebijakan dan solusi yang mendorong reformasi yang diperlukan dan menyelaraskan dirinya untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan yang timbul sekarang, " ujar Xi.
“China dengan caranya sendiri akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan Uni Eropa, bank-bank sentral Eropa serta IMF dalam memecahlan masalah krisis utang Eropa ini, “ tambah Xi.
China memperhatikan perkembangan utang Eropa ini, karena kawasan ini adalah pasar ekspor terbesarnya. Euro yang stabil adalah dambaan China. Xi berharap perkembangan hubungan China dan Irlandia menjadi lebih kuat serta saling percaya dan meluas dalam kerjasama di berbagai bidang.
Xi menekankan perkembangan hubungan China-Uni Eropa menjadi prioritas kebijakann luar negeri China. China menghargai Uini Eropa sebagai partner strategis dan mendukung proses integrasi Eropa dan mendorong Uni Eropa memainkan peran lebih besar di arena internasional, ujar Xi.
PM Irlandia Enda Kenny mengatakan Irlandia berharap bisa membangun hubungan lebih dekat dengan China serta bekerjasama dalam perdagangan, investasi, pendidikan, pertanian serta pariwisata. Setelah pembicaran selesai, kedua pemimpin ini menyaksikan sejumlah penandatangan dokumen kerjasama sektor swasta kedua negara.
Sebelum bertemu Enda Kenny, pagi-pagi Xi menyambangi tanah pertanian milik James Lynch dekat Shannon di barat daya Irlandia, Xi melihat peternakan sapi milik keluarga Lynch dari dekat, sempat bercanda dengan mereka dan mencicipi Irish Coffee (kopi Irlandia yang dicampur sedikit whiskey).
Xi kagum dengan peternakan Irlandia bukan saja karena alamnya yang mendukung, tapi juga karena para petani Irlandia bekerja keras dan didukung oleh menjemen ilmiah. Ia mengatakan kerjasama dengan Irlandia tentu akan menguntungkan kedua negara, tetapi juga menguntungkan dunia karena menjamin kemananan pasokan pangan dunia.
Irlandia adalah eksportir susu formula untuk bayi di dunia, yang memproduki lebih dari 15 persen pasokan dunia setiap tahun. Nilai ekspor susu formula Irlnadia ke China pada 2010 mencapai 85 juta euro ( US$111 juta).
Selain menyaksikan pertandingan sepakbola, Xi juga menikmati tarian Sungai Irlandia yang indah. Hari Senin ini Xi dijadwalkan akan bertemu Presiden Michael Higgins dan para petinggi parlemen Irlandia serta akan berbicara dengan kalangan bisnis. Xi akan terbang menuju Turki Senin malam ini. [mdr]