INILAH.COM, Beijing- China menginginkan segera mempercepat pertumbuhan industri hiburan modern agar bisa menjadi andalan produk domestik bruto (PDB). Industri kreatif ini tengah booming di berbagai belahan dunia.
Investasi pemerintah China dalam pengembangan konten sektor kebudayaan/hiburan modern seperti teknologi animasi, digital publishing dan mobile multimedia, semakin meningkat.
“Sektor hiburan moderen China secara gradual akan menjadi pilar industri pada 2015,” ujar Sun Zhijum wakil kepala departemen publisitas Komite Sentral Partai Komunis China, pada konferensi pers tentang garis besar reformasi dan pengembangan kebudayaan China pada Repelita ke-12 (2011-2015), kemarin (16/2).
Cetak biru tersebut memerlukan konten hiburan yang inovatif dan berdaya saing kuat di industri kebudayaan dunia. "Mendorong pengembangan industri kebudayaan adalah penting untuk merestrukturisasi dan merangsang pertumbuhan ekonomi,” ujar Sun, menjelaskan tujuan-tujuan yang dicanangkan dalam garis besar tersebut
"Sulit untuk melihat gelagat pasar internasional dalam jangka pendek, dan ingatlah sebetulnya ekonomi dalam negeri China berisiko menurun. Industri kebudayaan dan hiburan bukan saja efisien juga akan menggalakkan konsumsi dan mendorong tumbuhnya banyak industri yang terkait,” tambahnya.
Sun percaya bahwa rencana pengembangan konten kebudayaan adalah sesuatu yang praktis dan bisa dilihat dari statistik yang mendukung pendapatnya, Pada 2010 nilai out put industri kebudayaan China diperkirakan lebih dari 1,1 triliun yuan (US$170 miliar), naik 22,3 persen dibanding 2004 dan menyumbang 2,75 persen PDB China.
“Menurut standar internasional, revenue sebuah pilar industri seharusnya menyumbang 5 persen terhadap PDB nasional,” tambahnya. “Dengan pertumbuhan industri kebudayaan dan hiburan China saat ini, sangat mungkin kita akan melihatnya bakal tumbuh sebagai pilar industri pada 2015.”
Pemerintah pusat akan menyuntikkan uang lebih banyak agar industri ini tumbuh pesat. Sun mengatakan, investasi pemerintah pada industri kebudayaan/ hiburan meningkat 23 persen setiap tahun sejak 2006. Empat tahun ke depan, pemerintah akan terus berinvestasi di industri kebudayaan ini, khususnya di sektor publik.
Tujuan-tujuan lain yang hendak dicapai adalah memberikan akses kepada 99 persen populasi pedesaan untuk program siaran televisi dan radio, serta membuka lebih banyak perpustakaan dan museum gratis.
Pemerintah tetap akan mendukung sektor kebudayaan yang masuk dalam kategori tradisional seperti film dan penerbitan, tetapi juga akan menggalakkan sektor kebudayaan modern seperti animasi, digital publishing serta mobile multimedia.
Pemerintah China akan memberi dukungan bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri kebudayaan dengan skala kecil dan menengah agar memperoleh intellectual property rights (IPR).
Pemerintah China semestinya juga menggalakkan inovasi-inovasi independen, mengembangkan teknologi-teknologi kunci kebudayaan modern, dan mempercepat aplikasi inovasi ilmiah agar menjadi produk yang bisa bersaing di pasar.
Pemerintah Indonesia semestinya mendorong industri kebudayaan dan hiburan modern seperti China. Mengingat di Indonesia sudah banyak tenaga kreatif yang mampu mengerjakan proyek-proyek konten untuk animasi dan mobile digital multimedia.
Seniman animasi tumbuh semakin banyak dan mereka bisa berkreasi dengan banyak inovasi yang mengagetkan. Serial Upin dan Ipin sebenarnya dikerjakan orang di Indonesia atas pesanan Malaysia. Ya, jadi semacam tukang jahit. [mdr]