INILAH.COM, Jakarta – Barat makin kesal dengan penolakan Presiden Suriah Bashar Al Assad untuk mengundurkan diri. Ia pun disebut sebagai ‘killing machine’ alias mesin pembunuh.
Pernyataan Amerika Serikat (AS) ini terkait sikap Sidang Umum PBB yang mendukung rakyat Suriah. PBB menyatakan akan mendukung rencana Liga Arab untuk mengakhiri penderitaan rakyat Suriah.
“Resolusi yang diajukan ini mengecam pembunuhan dan penyiksaan oleh Assad selama 11 bulan terakhir. Ini permintaan untuk mengakhiri mesin pembunuh,” demikian Kementerian Luar Negeri AS dalam siaran persnya.
Dewan Keamanan PBB mengusulkan sebuah resolusi yang didukung Liga Arab untuk mengakhiri rezim Assad. Namun, resolusi itu ditolak dua negara yang memiliki hak veto, Rusia dan China.