Rabu, 16 Mei 2012 | 22:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wapres China Xi Jinping
Ubah Sejarah Hubungan AS-China
Headline
bbcnews.com
Oleh: Bachtiar Abdullah
web - Rabu, 15 Februari 2012 | 15:11 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Washintong - Wakil presiden dan calon pemimpin China di masa depan Xi Jinping kemarin (14/2) memulai debutnya di Amerika Serikat dengan bertemu Presiden Obama di Washington DC.

Pertemuan ini mengingatkan momentum hampir 40 tahun silam ketika Presiden Nixon menginjak Beijing. Kunjungan Nixon saat itu secara radikal memperbaiki hubungan Amerika Serikat-China.

Xi dalam muhibahnya ke AS selama hampir seminggu akan menggelar rapat-rapat penting di Washington DC, Muscatine (Iowa) dan Los Angeles (California). Xi dan Obama memiliki beberapa kesamaan.

Putri Xi yang bernama Xi Mingxe, adalah mahasiswa tahun kedua di Harvard, almamater Obama. Obama adalah penggemar bola basket, dan Xi akan menonton pertandingan bola basket kesukaannya itu di Los Angeles pada hari Jumat meskipun belum masuk dalam jadwal resmi.

Xi penggemar berat film AS yang bercerita tentang Perang Dunia kedua seperti “Saving Private Ryan” dan film gangster “The Departed”. Xi baru berumur 24 tahun ketika pada 1978 Deng Xiaoping mengumandangkan revolusi kapitalisnya.

Bagi orang muda segenerasi dia, AS dilihat sebagai sahabat sejati yang rela membantu China mengatasi masalah kelangkaan pangan dan obat-obatan. Mereka menganggap uluran tangan Amerika lebih terasa daripada Uni Sovyet yang komunis tapi enggan membantu. Meskipun generasi Xi Jinping tidak perlu merasa berutang budi kepada AS, tapi kesan persahabatan senantiasa tertanam.

China tidak lagi agresif menyerang pihak mana pun. Kini China berkonsentrasi membangun ekonominya dan mengembangkan persahabatan dengan negara mana pun sambil terus berdagang dan menciptakan keuntungan.

Stabilitas domestik lebih diutamakan China, dan berharap ekononi terbesar di dunia, Amerika Serikat, terus membeli barang-barang China, supaya ekonomi tetap tumbuh dengan kencang.

Stabilitas nasional dan pertumbuhan ekonomi lebih utama bagi China, daripada agresif melancarkan perang.

China pasti mengamati perilaku AS yang seperti Rambo dan menjadi polisi dunia, terlibat perang di banyak negara dan terlibat utang maha besar. Ekonomi Amerika tersandera oleh instink perangnya, terutama pada masa kepresidenan George Bush II yang memang gila perang.

Kunjungan Xi saat ini merupakan debutnya sebagai calon peminpin China mendatang. Ia datang ke AS menjelang kepemimpinan China berganti setelah satu dasa warsa memimpin. Xi Jinping akan menggantikan Hu Jintao sebagai sekretaris Partai Komunis China pada musim semi tahun ini serta menjadi Presiden China pada 2013.

Meskipun suksesi ini jauh dari cerminan demokrasi, tapi sistem yang dibuat oleh PKC membuat calon pemimpin China harus menjalani semacam magang kepemimpinan yang cukup lama. Sistem melahirkan kepemimpinan yang kuat untuk memimpin China dengan populasi 1,5 miliar itu.

Kunjungan resmi Xi kali ini merupakan debut penting dalam kancah politik AS. Namun Xi dianggap tahu banyak tentang AS dan diharapkan mengikat hubungan kedua negara. Xi adalah putera dari politisi China yang dekat dengan Ketua Mao. Namun ayah Xi pecah kongsi dengan Mao dan terpental dari lingkaran elit politik dan dipenjara. Xi Jinping terpaksa keluar dari Beijing dan direedukasi di pedesaan China sebagai bagian dari Revolusi Kebudayaan yang didalangi oleh “the Gang of Four”, termasuk isteri Mao.

Xi akan membahas banyak masalah bersama AS selama muhibahnya. Ia berbicara mengenai perdagangan bilateral China-AS, militer, hak-hak asasi manusia dan sebagainya, menurut Deputi Penasihat Keamanan Ben Rhodes. [Dari Berbagai Sumber]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.