INILAH.COM, Los Angeles – Seorang warga Rumania dituding meretas (hacking) komputer riset milik Badan Antariksa AS (NASA) dan mengambil puluhan data.
Hal ini disampaikan oleh Kantor Jaksa AS. Warga Rumania bernama Robert Butyka (25) ini dituding membobol komputer NASA di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California.
Peretasan yang dilakukan pada 2010 lalu itu menyebabkan komputer untuk proyek Atmospheric Infrared Sounder Program tak bisa digunakan selama dua bulan.
Saat ini, kode-kode berbahaya sudah dihapus dan data telah dipulihkan. Jaksa AS menyatakan, mereka sudah menjalin kerja sama dengan Rumania.
Butyka tertangkap bulan lalu. Ia diadili di negaranya dan dijatuhi hukuman penjara tiga tahun. Jika didakwa di AS, ia bisa dihukum penjara 10 tahun.