INILAH.COM, Male – Presiden Maldivas Mohamed Nasheed yang mengundurkan diri beberapa hari lalu mengakui, ia turun karena ditodong senjata ke kepalanya.
Bentrokan langsung terjadi di Maldivas antara pengunjuk rasa dan polisi, diberitakan Guardian, setelah Nasheed mengungkapkan hal itu.
Nasheed berkata, ia turun karena upaya kudeta oleh sebagian anggota kepolisian dan militer yang memberontak.
“Saya ditodong senjata dan mereka tak enggan menggunakannya jika saya tidak mundur,” lanjutnya.
Hal ini dibantah wapresnya yang kini menjabat sebagai presiden sementara, Mohamed Wahedd Hassan Manik.
“Apa saya terlihat seperti orang yang akan melakukan coup d’etat? Tak ada rencana itu, saya bahkan tak siap untuk hal ini,” ujarnya.