INILAH.COM, Male – Presiden Maldivas Mohamed Nasheed mendadak mengundurkan dirinya pada Selasa (7/2) waktu setempat. Apa yang terjadi?
Presiden pertama yang terpilih secara demokrasi itu mundur setelah pemberontakan dari polisi yang dikatakan sebagai upaya untuk kudeta.
“Lebih baik bagi negara jika dalam kondisi seperti ini saya mengundurkan diri. Saya tak mau memimpin negara dengan tangan besi,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers.
Polisi pemberontak bergabung dengan pengunjuk rasa antipemerintah selama tiga pekan ini meramaikan Ibukota Male dengan unjuk rasa mereka.
Jubir militer Kolonel Abdul Rahim Abdul Latif menyatakan, pasukannya terpaksa menggunakan gas air mata dan peluru karet saat terjadi bentrokan dengan pengunjuk rasa di polisi.