INILAH.COM, Athena – Unjuk rasa 24 jam terjadi di Yunani pada Selasa (7/2) waktu setempat. Serikat terbesar di negara itu menentang rencana penghematan pemerintah.
Serikat terbesar di negara para dewa itu menentang rencana penghematan atau austerity measure yang sedang didiskusikan pemerintahnya dengan Uni Eropa (UE) dan Dana Moneter Internasional (IMF).
Penunjuk rasa menilai, keputusan baru ini akan merugikan mereka. Sebab, akan terjadi pemotongan upah minimum atau bahkan berujung pada PHK di sejumlah perusahaan. Mereka berdiri di bawah guyuran hujan di Syntagma Square, Athena.
Satu kelompok pengunjuk rasa membakar bendera Jerman, negara yang dianggap sebagai pengusul austerity measure, sebagai syarat untuk menerima bantuan. Mereka juga membakar swastika Nazi.